Home / Sport

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:21 WIB

Liverpool Catat Rekor Kebobolan Terburuk Usai Takluk dari Aston Villa

Fadilah - Penulis

Liverpool catat rekor kebobolan terburuk.

Liverpool catat rekor kebobolan terburuk.

Koransakti.co.id – Liverpool harus menerima kenyataan pahit setelah mencatat rekor kebobolan terburuk dalam satu musim Liga Premier usai kalah telak 4-2 dari Aston Villa pada Jumat malam.

Hasil tersebut membuat The Reds telah kebobolan 52 gol pada musim 2025-26, angka tertinggi mereka dalam era kompetisi 38 pertandingan.

Meski demikian, Liverpool masih bertahan di posisi keempat klasemen dan terus bersaing ketat dengan Aston Villa dalam perebutan tiket Liga Champions.

Kemenangan pada laga tandang terakhir musim ini masih bisa memastikan tempat mereka di kompetisi elite Eropa tersebut.

Sebelum laga dimulai, tim asuhan Arne Slot sudah menghadapi masalah karena Alexander Isak dan Jeremie Frimpong absen akibat cedera.

Baca juga :   Liverpool Bersaing dengan MU dan Bayern Gaet Diomande

Di sisi lain, Mohamed Salah dan Florian Wirtz hanya duduk di bangku cadangan pada awal pertandingan.

Aston Villa membuka keunggulan melalui gol Morgan Rogers menjelang turun minum.

Liverpool sempat menyamakan kedudukan lewat Virgil van Dijk di awal babak kedua, tetapi momentum tersebut tidak bertahan lama.

Ollie Watkins kemudian membawa Villa kembali unggul setelah kesalahan di lini tengah Liverpool, sebelum menambah satu gol lagi serta memberikan assist untuk gol John McGinn.

Van Dijk sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol di masa injury time, namun tidak cukup untuk menghindarkan kekalahan.

Baca juga :   Barcelona Siap Aktifkan Opsi Beli Rashford Senilai €30 Juta

Hasil ini membuat Liverpool berpotensi memecahkan rekor kebobolan yang lebih buruk jika kembali kebobolan di laga terakhir musim.

Performa defensif mereka pun menjadi sorotan karena dalam beberapa musim terakhir belum pernah setinggi ini angka kebobolannya.

Meski Arne Slot tidak sepenuhnya bertanggung jawab akibat cedera pemain dan aktivitas transfer, kelemahan di lini tengah serta pertahanan tetap menjadi masalah utama sepanjang musim.

Kekalahan ini juga menjadi yang ke-19 di semua kompetisi, menambah tekanan terhadap masa depan sang pelatih di klub.-***

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sport

Pisa Bergerak Cari Pelatih Baru Setelah Memecat Alberto Gilardino

Sport

Real Madrid Hadapi Krisis Cedera, Xabi Alonso Harap Pemain Kembali Fit

Sport

Bahasa Indonesia Dipelajari Wasit Yudai Yamamoto Demi Pahami Umpatan Pemain

Sport

Bruno Fernandes Optimis Bertahan di Manchester United Bersama Michael Carrick

Sport

Barcelona Siapkan Revolusi Lini Belakang, Bastoni dan Gvardiol Jadi Opsi Utama

Sport

Real Madrid Pertimbangkan Lepas Rudiger, PSG Mengintai

Sport

Jurrien Timber Jadi Bek Paling Produktif, Arsenal Kian Percaya Diri

Sport

Persib Masih Memimpin, Pekan ke-19 Liga 1 Sajikan Duel Penting