Home / Dinamika / Kerinci

Rabu, 10 Desember 2025 - 03:14 WIB

LSM PEDAS Temukan Kecurangan Proyek P3TGAI Hiang Karya

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Kerinci – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Hiang Karya, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci menuai sorotan publik.

Tim investigasi LSM PEDAS yang di pimpin Efyarman menemukan dugaan kuat adanya pelanggaran petunjuk teknis (juknis), manipulasi pembentukan kelompok tani, hingga indikasi praktik kongkalikong antara oknum pelaksana dan pihak tertentu.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, tim mendapati sejumlah kelompok tani yang tercantum sebagai penerima manfaat ternyata bukan berasal dari desa setempat. Lebih janggal lagi, beberapa warga yang di sebut sebagai pengurus kelompok tidak mengenali nama kelompok maupun ketuanya. Temuan ini memunculkan dugaan bahwa kelompok tersebut di bentuk secara fiktif atau di arahkan oleh pihak ketiga, termasuk dugaan keterlibatan kontraktor.

Efyarman menegaskan bahwa praktik semacam ini dapat melanggar ketentuan hukum, termasuk UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, seperti Pasal 12 huruf e terkait penyalahgunaan wewenang untuk memaksa, memotong anggaran, atau mengambil fee ilegal.

Baca juga :   Bupati Adirozal Melantik Pimpinan Baznas Kabupaten Kerinci Periode 2022-2026

Selain persoalan administrasi, tim LSM PEDAS juga menemukan kejanggalan teknis pada lokasi proyek. Sumber air tidak jelas, arah aliran menuju sawah tidak terukur, dan besar kemungkinan saluran yang dibangun tidak memberi manfaat optimal kepada petani. Kondisi ini bertentangan dengan tujuan P3TGAI yang seharusnya meningkatkan irigasi lahan pertanian.

Sejumlah dugaan pelanggaran konstruksi juga mencuat. Di lapangan di temukan indikasi pengurangan volume pekerjaan, penghilangan item penting, serta metode pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi. Salah satunya, pondasi bawah di bangun kecil dan langsung di tutup tanah, sementara bagian atas di perbesar untuk menutupi kekurangan struktur.

Baca juga :   Sinergi TNI - Rakyat Warnai Karya Bhakti HUT TNI ke - 80 di Pasar Besar Angso Duo Jambi

“Semakin kami awasi, semakin banyak kejanggalan di temukan. Ada pekerjaan tanpa lantai dasar, pondasi tidak sesuai gambar, bahkan volume yang di duga di pangkas,” ujar salah satu warga, Mat Salim, yang merasa heran mengapa program pemerintah tidak berjalan maksimal.

Efyarman meminta pengawas lapangan menjalankan tugas secara profesional dan transparan demi memastikan program prioritas pemerintah di sektor ketahanan pangan benar-benar memberi manfaat. Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan lembaga pengawasan, bukan malah menutupi informasi.

“Pengawasan harus di perkuat agar program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani tidak di salahgunakan. Lembaga pengawasan harus di ajak bersinergi, bukan di hambat,” tegas Efyarman. (red)

 

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPD KAMPUD Lampung Timur Desak Pansel Dan Bupati Tidak Pilih Calon Sekda Bermasalah

Dinamika

Personel Satbrimob Polda Jateng Raih Juara 1 Menembak

Advetorial

Wako Ahmadi Sampaikan Usulan Program Pembangunan ke Bappenas RI dan Kemenko PMK

Daerah

Pemdes Punai Merindu Salurkan BLT-DD Tahap 3 Kepada 74 KPM

Advetorial

Wako Ahmadi Lantik 226 Orang Pejabat Eselon III dan IV

Kerinci

Kodim 0417/Kerinci Ziarah TMP dalam Rangka HUT TNI ke-80.

Kerinci

Alfikri Pimpin Askab PSSI Kerinci, Harapan Baru bagi Sepak Bola Daerah

Kerinci

Layanan Call Center 110 Solusi Cepat Aduan Warga Kota Sungai Penuh dan Kerinci