Koran Sakti.co.id, Kerinci- Terpilihnya Alfikri sebagai Ketua Askab PSSI Kerinci membawa optimisme bagi banyak pihak di dunia sepak bola Kerinci.
Kepercayaan ini didasarkan pada rekam jejaknya yang panjang di bidang sepak bola, baik dari pengalaman dalam berbagai ajang maupun pemahamannya yang mendalam terhadap cabang olahraga ini.
Para pengurus klub sepak bola desa di Kerinci berharap, setelah resmi dilantik pada 9 Maret 2025, Alfikri, mantan pemain PS Kerinci dapat segera mengambil langkah strategis, termasuk melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian terkait regulasi perizinan turnamen di Kabupaten Kerinci.
Dalam beberapa tahun terakhir, penyelenggaraan turnamen sepak bola di Kerinci menghadapi kendala besar akibat standar perizinan yang semakin ketat.
Penyelenggara diwajibkan melibatkan aparat keamanan dari TNI dan Polri, serta memenuhi berbagai persyaratan lainnya.
Salah satu kendala utama yang dihadapi panitia adalah tingginya biaya keamanan yang diminta oleh beberapa oknum kepolisian, yang sering kali sulit dipenuhi oleh penyelenggara turnamen.
Situasi ini menyebabkan kemunduran dunia sepak bola di Kerinci, karena semakin sedikit desa atau klub yang mampu mengadakan turnamen.
Akibatnya, minat dan semangat generasi muda terhadap sepak bola pun menurun drastis.
Dengan kepemimpinan Alfikri, diharapkan ada perubahan signifikan dalam regulasi perizinan sehingga kompetisi sepak bola di Kerinci dapat kembali bergeliat dan menjadi ajang pembinaan bakat muda daerah. (Weli)















