koransakti.co.id- Diego Simeone menyatakan bahwa diri nya tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan karier kepelatihan di Arab Saudi pada masa depan.
Pelatih asal Argentina tersebut sudah memimpin Atletico Madrid selama 14 tahun, dan hampir setiap musim namanya selalu di kaitkan dengan isu kepergian dari Wanda Metropolitano.
Sepanjang kiprahnya, Simeone kerap mendapat sorotan terkait kapasitasnya membawa Atletico bersaing dalam perebutan gelar.
Dengan kekuatan finansial yang berada di bawah Real Madrid dan Barcelona, tetapi masih lebih baik di banding sebagian besar klub La Liga lainnya, menjaga konsistensi prestasi menjadi tantangan tersendiri bagi Los Colchoneros.
Meski demikian, Simeone telah memberi identitas kuat dan stabilitas jangka panjang bagi klub.
Apabila suatu saat berpisah dengan Atletico, Simeone sebelumnya juga pernah mengungkapkan ketertarikan untuk melatih Inter, klub Serie A yang pernah ia bela saat masih aktif sebagai pemain.
Menjelang laga semifinal Piala Super Spanyol melawan Real Madrid, ia kembali menegaskan diri nya tidak ingin menutup pintu terhadap peluang apapun, termasuk bekerja di Arab Saudi, seraya menilai bahwa sepak bola dan kehidupan selalu penuh dinamika.
Di tengah posisi Atletico yang terpaut 11 poin dari puncak klasemen La Liga, Presiden klub Enrique Cerezo tetap memberikan dukungan penuh kepada Simeone.
Manajemen bahkan tengah menyiapkan proposal perpanjangan kontrak sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaiannya.
Sementara itu, performa Julian Alvarez menjadi sorotan karena belum mencetak gol liga dalam dua bulan terakhir.
Simeone menegaskan pentingnya pendekatan manusiawi dalam menangani pemain, menyesuaikan komunikasi dengan kondisi masing-masing individu.
Sebaliknya, Alexander Sorloth justru menunjukkan peningkatan performa signifikan dan berada dalam kondisi terbaiknya, berkat konsistensi serta kekuatan fisik yang memberikan variasi dalam pola serangan tim.**















