Home / Internasional / Sport

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:50 WIB

Sejarah Baru! Lucas Pinheiro Braathen Persembahkan Emas Olimpiade Musim Dingin Pertama untuk Brasil

koransakti - Penulis

Lucas Pinheiro Braathen, sang

Lucas Pinheiro Braathen, sang "O cara do ski", merayakan kemenangan emosional di podium Milano Cortina 2026 yang bertepatan dengan perayaan Karnaval di tanah airnya.

koransakti.co.id- Dunia olahraga Brasil mencatatkan tinta emas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Sabtu (14/2/2026). Di tengah kemeriahan pesta Karnaval yang melanda seantero negeri, Lucas Pinheiro Braathen berhasil menyabet medali emas di nomor Alpine Skiing. Prestasi ini menjadi sangat spesial karena merupakan medali emas pertama bagi Brasil, sekaligus medali pertama dalam sejarah bagi negara Amerika Selatan mana pun di ajang Olimpiade Musim Dingin.

Kemenangan pemuda berusia 25 tahun ini memicu euforia luar biasa, tidak hanya di lintasan salju Italia, tetapi juga hingga ke jalanan Rio de Janeiro. Meskipun masyarakat Brasil tengah bersiap untuk pesta pra-Paskah, berita kemenangan “O cara do ski” (si pria ski) ini segera mendominasi tajuk utama media nasional. Jaringan TV raksasa, Globo, bahkan memutar lagu “Tema da Victoria”—lagu ikonik yang biasanya mengiringi kemenangan legenda F1 Ayrton Senna—saat Braathen memastikan kemenangannya.

Kisah Braathen merupakan simbol dari “Brazilian-ness” yang baru. Lahir dari ibu asal Brasil dan ayah Norwegia, ia memilih berpindah federasi dari Norwegia ke Brasil pada musim lalu. Dengan helm bertuliskan “Vamos Dançar” (Ayo Menari), ia membawa semangat Amerika Latin ke dunia olahraga musim dingin yang selama ini didominasi oleh negara-negara Eropa dan Amerika Utara.

Baca juga :   Trump Kerahkan Kapal Selam Nuklir Usai Sindiran Medvedev

Makna Kemenangan bagi Brasil dan Amerika Latin

Kemenangan ini memiliki arti yang jauh lebih dalam daripada sekadar kepingan logam bagi rakyat Brasil:

  • Penghapus “Mongrel Complex”: Prestasi ini membantu menghapus rasa rendah diri historis Brasil terhadap bangsa lain (complexo de vira-lata), membuktikan bahwa talenta Brasil tidak terbatas pada sepak bola atau voli saja.

  • Kebanggaan Regional: Sebagai emas pertama untuk Amerika Selatan, Braathen kini menjadi representasi kekuatan baru bagi seluruh wilayah Amerika Latin di panggung musim dingin.

  • Inspirasi Generasi Baru: Braathen berharap kemenangannya menunjukkan kepada anak-anak Brasil bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk meraih mimpi di bidang apa pun, termasuk olahraga salju.

  • Momentum Budaya: Kemenangan ini melengkapi deretan prestasi global Brasil baru-baru ini, termasuk kesuksesan di ajang Oscar, yang memperkuat posisi tawar budaya dan olahraga Brasil di mata dunia.


Detail Kemenangan di Milano Cortina 2026

Berikut adalah beberapa poin penting dari perjalanan bersejarah Lucas Pinheiro Braathen:

Baca juga :   Tiba di Rio de Janeiro Hadiri KTT BRICS, Presiden Prabowo Disambut Upacara Kehormatan Militer
KategoriDetail Informasi
AtletLucas Pinheiro Braathen (25 tahun)
Cabang OlahragaAlpine Skiing
PencapaianMedali Emas (Pertama untuk Brasil & Amerika Selatan)
Identitas IkonikMenggunakan nama belakang ibu (Pinheiro) & slogan “Vamos Dançar”
Koneksi BudayaMenang pada hari pertama Karnaval Brasil

“Samba di Atas Salju”: Perayaan Global

Di Milan, ratusan pendukung berkumpul di Brazil House untuk merayakan kemenangan dengan tarian samba dan lagu-lagu dukungan ala suporter sepak bola. Presiden Luiz Inácio Lula da Silva pun memberikan ucapan selamat melalui saluran media sosialnya, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah cerminan dari dedikasi dan kerja keras yang tidak mengenal batas. Bagi banyak orang, momen ini mengirimkan pesan kuat kepada planet ini bahwa Brasil jauh lebih luas daripada sekadar sepak bola dan karnaval.

Berita ini 36 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sport

MU Siapkan Dana Jumbo demi Datangkan Cole Palmer dari Chelsea

Internasional

PBB Siapkan Deklarasi Global Pertama untuk Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Mental

Sport

Arteta Bicara Kondisi Terkini Odegaard dan Havertz

Internasional

Sanae Takaichi Terpilih Jadi Pemimpin Wanita Pertama Jepang
Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh 95%, Krisis Energi Global Mengancam Pasca Perang

Internasional

Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh 95%, Krisis Energi Global Mengancam Pasca Perang

Sport

Torino Bidik Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru

Sport

Walter Zenga Bela Sommer, Sarankan Inter Rekrut Kiper Italia

Sport

Real Madrid Teguh pada Strategi Free Transfer, Tolak Perang Penawaran Pemain Bintang