Menjaga Warisan Sang Tokoh Cipete: Generasi Penerus H.Saidi Bin Ghoan Konsisten Rawat Silaturahmi Lewat IKBHS
koransakti.co.id, Jakarta- Nama besar tokoh masyarakat Betawi Cipete, almarhum H.Saidi Bin Ghoan, terus abadi di kawasan Jakarta Selatan.
Nama beliau di abadikan menjadi nama jalan strategis, mulai dari Jalan Haji Saidi 1 dan 2 di Cipete Utara, hingga Jalan Haji Saidi 3 sampai 5 di Cipete Selatan.
Pemberian nama jalan kepada seorang tokoh biasanya membutuhkan proses panjang dan pertimbangan jasa besar. Jika pemerintah sering memberikan penghormatan tersebut kepada pahlawan nasional atau seniman besar, maka jalan di kawasan Cipete hadir lewat keikhlasan H. Saidi semasa hidupnya.
Beliau membuka jalan lingkungan tersebut menggunakan dana pribadi di atas tanah wakaf milik keluarga. Oleh karena itu, kontribusi besar ini di nilai sangat layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Meskipun H.Saidi Bin Ghoan telah wafat sejak tahun 1973, nama baiknya tetap harum. Lebih dari itu, para keturunannya hingga kini terus menjaga soliditas keluarga melalui wadah Ikatan Keluarga Besar Haji Saidi Bin Ghoan (IKBHS) atau yang populer dengan sebutan acara Betawi Koempoel.
Paguyuban Keluarga Tertua yang Tetap Eksis di Cipete
Di tengah pesatnya modernisasi Jakarta yang membuat warga asli Betawi kian berkurang, komunitas IKBHS justru membuktikan konsistensinya. Paguyuban keluarga yang berdiri sejak era 1980-an ini di gagas langsung oleh anak almarhum, sekaligus menjadi salah satu organisasi keluarga tertua yang masih aktif di Kebayoran Baru.
Secara rutin, para anggota IKBHS menggelar silaturahmi sebulan sekali di Masjid Jami Al-Ikhlas, Jalan Haji Saidi 1, Cipete Utara.
Seluruh anggota yang tergabung merupakan keturunan langsung dari almarhum H.Saidi Bin Ghoan, mulai dari anak, menantu, cucu, hingga cicit. Kendati generasi saat ini telah banyak melakukan pernikahan silang dengan berbagai suku bangsa lain, mereka tetap menjaga keharmonian dan kerukunan dalam satu naungan paguyuban IKBHS.
Tradisi Berlanjut: Pertemuan Bulanan Keluarga Besar
Pada Minggu (25/10/2026), giliran keluarga besar H.Abdul Mukti anak laki-laki pertama dari H.Saidi Bin Ghoan yang sukses menyelenggarakan acara silaturahmi bulanan IKBHS.
Sejak September 2026 lalu, kepemimpinan IKBHS resmi di emban oleh Haryadi Abdullah, yang merupakan keturunan dari H. Abdullah Bin H.Abdul Mukti Bin H.Saidi Bin Ghoan.
Heru BosBro, salah satu putra almarhum yang di kenal sebagai mantan penyiar Radio CBB, Radio SK Humor, Bens Radio yang pernah memproduksi acara televisi DIBISIKIN MAU DONG (antv/TVRI/TPI) Undangan dan TOKCER (Tontonan Komedi Ceria) di antv dan lain-lain. Sekarang Heru BosBro menjadi konten kreator, Brand Ambassador Kopi V-TALI dan Madu NAHALA GOLDY turut membagikan rasa bangganya atas keberlangsungan tradisi ini.
”Alhamdulillah, paguyuban Betawi Koempoel IKBHS bisa terus berjalan sebulan sekali sejak tahun 80-an waktu saya masih kecil hingga kini berusia 53 tahun. Kami harus terus menjaga silaturahmi keturunan Haji Saidi. Jika bukan kami, siapa lagi yang mau menjaga warisan ini,” ujar Heru di sela-sela kesibukan lainnya menjadi produser musik sekaligus sutradara video clip dan pencipta lagu di BosBro Music miliknya.
Mendapat Dukungan Tokoh Daerah
Acara rutin yang biasanya bertempat pada minggu ketiga setiap bulannya ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah anggota DPD RI, Ibu Fahira Idris, yang beberapa kali memberikan dukungannya terhadap kegiatan IKBHS.
Ketua Umum IKBHS, Haryadi Abdullah, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian tersebut dan berharap hubungan baik ini dapat terus terjalin.
”Saya selaku Ketua IKBHS mengucapkan terima kasih atas support dari Ibu Fahira Idris. Kami berharap suatu saat nanti dapat bersilaturahmi secara tatap muka langsung agar beliau bisa lebih dekat dengan keluarga besar kami,” tutur Haryadi kepada awak media, Minggu (25/10/2026).
Melalui konsistensi IKBHS, tradisi Betawi Koempoel ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kekeluargaan, nilai keagamaan, dan sejarah perjuangan tokoh lokal Betawi akan terus hidup menembus lintas generasi. (Haerudin Abdullah)
Editor: Emi
Baca juga: Jejak Karir “Si Ratu Ambyar” Awal Rekaman Nyanyi Di Produseri Heru BosBro Dan Joel Bahar
















