koransakti.co.id- Para penggemar musik K-Pop kembali mendapatkan kabar membahagiakan dari panggung hiburan Korea Selatan. Boygrup populer besutan SM Entertainment, NCT DREAM, secara resmi mengumumkan rencana comeback terbaru mereka melalui rilisan teaser bertajuk DREAM AFTER DREAM.
Kabar gembira ini langsung menyulut antusiasme mendalam para NCTzen (sebutan untuk penggemar NCT) di seluruh dunia. Berdasarkan informasi resmi, NCT DREAM bakal meluncurkan karya anyar ini pada 9 November mendatang pukul 18.00 KST (atau pukul 16.00 WIB).
Tandai Kembalinya Grup Setelah Satu Tahun
Rilisan terbaru ini membawakan arti penting bagi perjalanan karier musik mereka. Pasalnya, DREAM AFTER DREAM menjadi karya perdana NCT DREAM setelah genap satu tahun tidak meluncurkan proyek baru, menyusul kesuksesan Beat It Up yang rilis pada November 2025 lalu.
Sebelumnya, grup yang beranggotakan Mark, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung ini kerap menyuguhkan kejutan bagi para pencintanya. Selain aktif menelurkan lagu hits, mereka bahkan pernah mendokumentasikan perjalanan karier panggung melalui layar lebar lewat film dokumenter NCT DREAM THE MOVIE : In A DREAM.
Cetak Rekor Prestasi Gemilang di Industri Musik
NCT DREAM terus menunjukkan taringnya sebagai salah satu grup papan atas di industri K-Pop. Di tangga musik Hanteo, mereka berhasil mengukir sejarah sebagai artis kedua—setelah SEVENTEEN—yang sukses menjual delapan album berbeda hingga menembus angka lebih dari 1 juta kopi hanya pada minggu pertama rilis.
Pencapaian fantastis tersebut terus berlanjut berkat rentetan album populer mereka, mulai dari:
Hot Sauce
Glitch Mode
Candy
ISTJ
DREAM( )SCAPE
DREAMSCAPE
Go Back To The Future
Perjalanan Karier NCT DREAM
SM Entertainment pertama kali membentuk NCT DREAM pada tahun 2016. Pada awal pembentukannya, grup ini mengusung konsep unit remaja dengan sistem kelulusan anggota. Mereka resmi mengawali debut di panggung musik lewat lagu hits Chewing Gum pada 25 Agustus 2016. Seiring berjalannya waktu dan besarnya dukungan penggemar, sistem tersebut berganti hingga akhirnya menyatukan tujuh personel secara permanen sampai hari ini. (dher)















