Koransakti.co.id – Real Madrid akhirnya menutup keterlibatannya dalam proyek Superliga Eropa, turnamen yang sejak awal diprakarsai oleh Presiden Florentino Perez.
Langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan UEFA untuk menghentikan seluruh rencana kompetisi yang sempat memicu polemik luas di dunia sepak bola.
Pengumuman resmi ini keluar hanya empat hari setelah Barcelona menyatakan mundur.
Situasi itu sempat membuat Real Madrid menjadi klub terakhir yang masih bertahan dalam proyek ambisius tersebut.
Pertama kali, 12 klub elite Eropa mendukung Superliga.
Namun, dalam waktu singkat, satu per satu peserta menarik diri hingga tersisa tiga klub saja.
Dalam beberapa tahun terakhir, hanya Real Madrid dan Barcelona yang tetap mempertahankan komitmen mereka terhadap gagasan itu.
Pada November lalu, Perez masih secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Superliga.
Bahkan, di awal musim, operator A22 meluncurkan format terbaru dengan rencana memulai kompetisi pada Agustus 2026.
Meski demikian, pernyataan Madrid pada Rabu sore memastikan bahwa proyek tersebut resmi dihentikan.
Berakhirnya Superliga menutup salah satu episode paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Eropa.
Sejak awal, kompetisi ini untuk meningkatkan pendapatan klub besar, memperbanyak laga bergengsi, serta mengurangi risiko finansial akibat kegagalan lolos turnamen.
Selain itu, proyek ini juga menawarkan model distribusi dana independen dan layanan streaming gratis dengan opsi premium global.
Penghentian ini sekaligus meredam ancaman gugatan €4,7 miliar terhadap UEFA.-***















