Home / Olahraga

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:29 WIB

Sejarah Tercipta! Negara Berpenduduk 550 Ribu Jiwa, Tanjung Verde, Lolos ke Piala Dunia 2026

koransakti - Penulis

Para pemain Tanjung Verde merayakan kelolosan bersejarah mereka ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Eswatini. (Sumber: Instagram fcfcomunica/Tribunnews)

Para pemain Tanjung Verde merayakan kelolosan bersejarah mereka ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Eswatini. (Sumber: Instagram fcfcomunica/Tribunnews)

koransakti.co.id – Dunia sepak bola kembali menyaksikan sebuah dongeng menjadi nyata. Tim nasional Tanjung Verde, sebuah negara kepulauan kecil di Afrika dengan populasi hanya sekitar 550.000 jiwa, berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.

Kepastian ini didapat setelah mereka mengalahkan Eswatini dalam laga kualifikasi pada Senin (13/10/2025). Keberhasilan tim berjuluk “Blue Sharks” ini adalah buah dari kesabaran dan kepercayaan pada proyek jangka panjang yang dipimpin oleh putra daerah.

Buah Kesabaran Proyek 5 Tahun Pelatih ‘Bubista’

Di balik kesuksesan bersejarah ini, ada nama Pedro Leitao Brito, atau yang akrab disapa Bubista. Ia ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari 2020 dan telah melalui perjalanan panjang yang tak selalu mulus.

Baca juga :   Skuad Garuda Siap Mengarungi FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Jadwal Tanding Laga Pembuka Lawan Singapura

Selama lima tahun menukangi tim, Bubista mencatatkan statistik yang menarik: dari 57 pertandingan, ia meraih 27 kemenangan dengan rata-rata 1,65 poin per laga. Angka ini ironisnya tidak jauh berbeda dengan statistik Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia dalam jumlah laga yang sama, namun dengan akhir cerita yang berbeda. Bubista berhasil membayar lunas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Ini adalah kemenangan bagi setiap warga Tanjung Verde, di rumah, di diaspora, dan di hati kami,” ujar Bubista usai pertandingan. “Kami telah menunjukkan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu besar untuk pulau-pulau kecil kami.”

Kekuatan Diaspora dan Kematangan Taktik

Meskipun seringkali tidak diperhitungkan di kancah Afrika, Tanjung Verde secara perlahan membangun tim yang solid. Kunci kekuatan mereka adalah kekompakan, kematangan taktik, dan kontribusi para pemain diaspora.

Baca juga :   Mengapa Liverpool Menjadi "Raja" Kekalahan di Injury Time Premier League?

Sebagian besar skuad mereka tersebar di berbagai klub Eropa, membawa pengalaman dan disiplin tingkat tinggi. Beberapa di antaranya adalah Jojo (Sheriff Tiraspol), Wagner Pina (Trabzonspor), Jamiro Monteiro (PEC Zwolle), dan top skorer mereka, Ryan Mendes, yang bermain di Liga 2 Turki. Kombinasi bakat dari para pemain diaspora dengan disiplin taktik yang ditanamkan Bubista terbukti menjadi resep jitu untuk menciptakan sejarah.

Baca juga Kode Redeem FC Mobile 14 Oktober 2025: Belum Ada yang Baru? Coba Daftar Kode Ini! – Koran Sakti

Berita ini 86 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Olahraga

Tatap Laga Pembuka Piala AFF 2026 Lawan Kamboja, Jordi Amat Optimistis Skuad Garuda Amankan Poin Penuh

Olahraga

Kapolres Cup I di Desa Sembilan Meledak Sorakan, Walikota & Suporter Sawer Pemain

Internasional

Kartu Merah Maguire dan Dua Penalti Warnai Hasil Imbang Bournemouth vs Manchester United 2-2

Bandung

Usai Jalani Tur Tiga Kota, Igor Tolic Beri Skuad Persib Libur Empat Hari

Internasional

Tumbangkan Mesir Melalui Comeback Dramatis, Lionel Messi Sah Jadi Raja Assist Piala Dunia
Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Internasional

Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Internasional

Jerman Ngamuk di Laga Perdana! Gilas Curacao 7-1 dan Rebut Status Tim Tersubur dari Brasil

Internasional

Sejarah Baru! Vietnam Tembus Piala Dunia U-17 2026, Netizen Indonesia Ikut Berpesta