Kolaborasi Nyata untuk Petani Lokal, Korwil BGN Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Teken MoU Penyaluran Pangan Program MBG
Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal resmi di mulai.
DPD Tani Merdeka sukses menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan pupuk organik sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara petani dengan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh pada Sabtu (31/10/2026) ini menjadi tonggak penting.
Acara tersebut di rancang untuk mengintegrasikan hasil pertanian lokal agar langsung menjadi bagian dari rantai pasok utama bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prosesi penandatanganan MoU ini di lakukan secara langsung oleh Korwil BGN Kabupaten Kerinci, Ghozi Febra, S.Ag., dan Korwil BGN Kota Sungai Penuh, Ginda Saputra, S.Pd., bersama perwakilan kelompok tani setempat yang di hadiri Ketua Pembina DPW TMI Provinsi Jambi sekaligus Anggota DPD RI, Dr. Hj. Elviana, M.Si, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Forkompinda, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Wilayah Provinsi Jambi, Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kepala BGN Provinsi Jambi, Kepala Dinas PKPP seeta Kepala Bulok, H.Suharman.
Korwil BGN Komit Maksimalkan Harga dan Prioritaskan Petani Lokal
Kehadiran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sinergi ini mendapat sorotan utama sebagai jembatan kesejahteraan petani.
Korwil BGN Kabupaten Kerinci, Ghozi Febra, S.Ag., menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan hasil jerih payah petani lokal di hargai secara optimal serta terserap dengan baik oleh dapur-dapur MBG di daerah.
“Insyaallah, dapur MBG di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh bisa menerima barang-barang dari para petani dengan harga yang kita maksimalkan. Hari ini kami melaksanakan MoU dengan para petani di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh,” ujar Ghozi Febra usai penandatanganan MoU.
Lebih lanjut, Ghozi menyatakan bahwa pihaknya tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Ia memastikan akan segera menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan mulai dari koperasi, mitra strategis, hingga para kepala SPPG untuk memprioritaskan pasokan bahan pangan dari petani lokal Kerinci dan Sungai Penuh.
Menurutnya, kolaborasi erat dan berkelanjutan antara petani, pengelola SPPG, dan mitra BGN merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem rantai pasok pangan yang adil dan saling menguntungkan.
Harapan Besar untuk Ekonomi Petani dan Suksesnya Program MBG
Melalui sinergi yang di motori oleh Tani Merdeka dan BGN ini, para petani di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kini memiliki kepastian pasar yang lebih luas.
Selain mendongkrak nilai ekonomi hasil pertanian di dataran tinggi tersebut, langkah ini juga memastikan bahwa program nasional Makan Bergizi Gratis di dukung oleh bahan-bahan pangan segar yang di produksi langsung oleh tangan-tangan petani lokal.
Dengan resmi di mulainya kerja sama ini, hasil bumi masyarakat petani Kerinci dan Sungai Penuh di harapkan tidak hanya menjadi sumber penghidupan keluarga, tetapi juga pilar utama penopang keberhasilan gizi anak-anak bangsa di daerah. (Emi)



Harapan Besar untuk Ekonomi Petani dan Suksesnya Program MBG











