Home / Teknologi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:11 WIB

Spotify Hadirkan Lencana Verifikasi untuk Bedakan Artis Manusia dan AI

Fadilah - Penulis


Spotify hadirkan lencana “Terverifikasi oleh Spotify”.

Spotify hadirkan lencana “Terverifikasi oleh Spotify”.

Koransakti.co.id – Konten yang dihasilkan kecerdasan buatan kini semakin meluas, sehingga diperlukan penanda yang jelas untuk membedakan karya manusia dan AI.

Karena itu, banyak platform mulai mewajibkan transparansi penggunaan AI.

Setelah Steam dan berbagai media sosial menerapkan label serupa, Spotify menghadirkan pendekatan berbeda melalui lencana “Terverifikasi oleh Spotify” yang menandai artis sebagai manusia.

Fenomena ini muncul karena platform streaming tersebut semakin penuh dengan konten AI berkualitas rendah.

Meski Spotify telah berkomitmen untuk menertibkan konten semacam itu, jumlahnya terus bertambah.

Baca juga :   Saat Miata Bergaya JDM 'Memakai' Ukiran Toraja: Inilah Toraja Roadster, Karya Seni di Atas Roda

Kehadiran lencana verifikasi mungkin akan membantu pengguna membedakan karya asli dari persona digital.

BACA JUGA: Peringatan Samsung: Krisis Memori Bisa Memburuk di 2027

Pada tahap awal, fitur ini diklaim mampu mencakup hingga 99% artis yang paling sering dicari, atau setara ratusan ribu kreator.

Lencana ini akan muncul di profil dan hasil pencarian, lengkap dengan tanda centang hijau.

Artis yang memenuhi syarat harus menunjukkan aktivitas pendengar yang stabil, reputasi baik, kepatuhan terhadap kebijakan platform, serta identitas yang jelas baik di dalam maupun di luar Spotify.

Baca juga :   15 Situs Nonton Film Gratis dan Legal Pengganti LK21, Aman Tanpa Iklan Mengganggu

Namun, Spotify juga membuka kemungkinan perubahan kebijakan di masa depan.

Saat ini, profil  AI belum terverifikasi. Tapi pernyataan “pada saat peluncuran” mengisyaratkan peluang perubahan seiring berkembangnya industri musik.

Di tengah kompleksitas ini, Spotify menegaskan akan menggabungkan sistem penilaian dengan tinjauan manusia untuk memastikan keaslian artis.

Pendekatan ini bertujuan memberikan sinyal yang lebih mumpuni kepada pengguna mengenai siapa kreator di balik karya yang mereka dengarkan.-***

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Baru Beli, Sejumlah Pengguna Keluhkan Warna iPhone 17 Pro Luntur Jadi 'Rose Gold'

Gadget

Baru Beli, Sejumlah Pengguna Keluhkan Warna iPhone 17 Pro Luntur Jadi ‘Rose Gold’

Gaya Hidup

Bahaya Mengisi Daya HP Sambil Tidur: Ini Efeknya untuk Baterai dan Keselamatan

Gadget

Lebih dari Sekadar Upgrade Minor: Ini Beda Spesifikasi iPhone 17 Pro Max dan 16 Pro Max
7 Jenis AI Terpopuler 2025: Dari Chatbot (ChatGPT) hingga AI Foto (Midjourney)

AI

Bukan Cuma Link: Ini 5 AI Pencarian Terbaik 2025 (Perplexity, Google AI Overviews, Dll)

Teknologi

GIIAS 2025 Digelar 24 Juli, 63 Merek Otomotif Siap Tampil di ICE BSD

Artikel

Apple Resmi Rilis iPhone 17 Pro Max: Tiga Kamera 48 MP, Chip A19 Pro, dan Memori 2TB

Event Game

Rangkuman Xbox TGS 2025: Forza Horizon 6 di Jepang Dikonfirmasi, Gungrave Gore Dibuat Ulang
iPhone 16 di Akhir 2025: Masih Worth It atau Sebaiknya Beli yang Lain?

Gadget

iPhone 16 di Akhir 2025: Masih Worth It atau Sebaiknya Beli yang Lain?