koransakti.co.id – Cuaca di Indonesia belakangan ini makin tidak menentu. Kadang panas terik menyengat kulit, kadang tiba-tiba hujan angin. Bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan atau pergi ke kantor naik motor, memilih jaket yang tepat sangatlah krusial.
Jangan pakai jaket kulit tebal yang bikin keringat bercucuran! Kini ada inovasi tekstil modern berupa Jaket Anti UV (UV Protection) yang sedang viral.
Kenapa jaket tipis ini justru lebih disarankan daripada jaket tebal biasa? Berikut 3 alasannya.
1. Menangkal Radiasi Matahari (UPF)
Sinar matahari mengandung UV A dan UV B yang bisa merusak kulit dan menyebabkan penuaan dini.
Jaket berteknologi UV Cut mampu memblokir hingga 90% sinar UV.
Anda tidak perlu repot mengoleskan sunblock ke seluruh lengan berkali-kali. Cukup pakai jaketnya, kulit aman terlindungi.
2. Ringan dan “Pocketable”
Pernahkah Anda malas bawa jaket karena berat dan makan tempat di tas?
Jaket model Parka Pocketable biasanya dibuat dari bahan nylon ultra-ringan.
Saking tipisnya, jaket ini bisa dilipat hingga seukuran kepalan tangan dan dimasukkan ke saku kecil atau tas selempang. Sangat praktis untuk traveling!
3. Tahan Air (Water Repellent)
Meskipun bukan jas hujan, kebanyakan jaket jenis ini memiliki lapisan coating penolak air.
Jika terkena gerimis ringan atau cipratan air, air akan menetes seperti di daun talas (efek daun talas), tidak langsung meresap ke baju dalam.
Rekomendasi Penggunaan:
Untuk Ojol/Kurir: Pilih warna cerah agar terlihat di jalan, pastikan fitur Anti UV aktif untuk mencegah kulit belang.
Untuk Ngantor: Pilih model Cardigan atau Jaket Coach agar tetap terlihat semi-formal saat rapat.
Jadi, lindungi kulit Anda mulai sekarang. Investasi pada jaket kesehatan jauh lebih murah daripada perawatan kulit di kemudian hari!
Baca juga Tampil Keren Tanpa Ribet: 5 Tips Gaya “Smart Casual” yang Wajib Kamu Coba di 2025















