Home / Kerinci / Pemerintahan

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:39 WIB

Inspektorat Kerinci Tegaskan Peran BPD dan Masyarakat Kawal Dana Desa, Cegah Potensi Penyimpangan

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Inspektorat menegaskan pentingnya peran aktif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi pengelolaan Dana Desa.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Kerinci, Zufran, SH, M.Si, mengatakan pengawasan terhadap Dana Desa harus dilakukan secara berlapis dan berjenjang, dimulai dari level desa hingga kabupaten. “Kepala desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola Dana Desa sesuai dengan APBDes. Namun, ia juga bertanggung jawab sepenuhnya atas transparansi dan akuntabilitas penggunaannya,” ujar Zufran.

Ia menekankan bahwa BPD memegang peran strategis dalam mengontrol kinerja kepala desa, mulai dari penyusunan APBDes, penyerapan aspirasi masyarakat, hingga pengawasan program kerja, baik fisik maupun non-fisik.

“Kami harap BPD tidak sekadar menjadi simbol, tapi aktif dan tegas dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan desa,” imbuhnya.

Baca juga :   Aldi : "Usut DD Pidung Terkait Pembangunan Jalan Usaha Tani Tahun 2022-2023"

Tak hanya BPD, Zufran juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengambil bagian dalam pengawasan partisipatif. Masyarakat didorong mengawasi secara langsung pelaksanaan program-program yang dibiayai oleh Dana Desa.

Jika menemukan indikasi penyimpangan, warga diminta segera melaporkannya ke pihak terkait.

“Ini bagian dari upaya kita membangun pemerintahan desa yang transparan, jujur, dan berintegritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zufran menyebutkan bahwa Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) juga punya tanggung jawab penting dalam pelaksanaan teknis pembangunan. Mereka harus memastikan setiap kegiatan sesuai perencanaan dan aturan.

Di tingkat kecamatan, camat melalui Kasi Pemerintahan atau PMD juga menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan administratif.

Baca juga :   Megawati Kunjungi Istana Merdeka, Disambut Langsung Presiden Prabowo Subianto

“Camat dapat memberikan rekomendasi perbaikan kepada desa, memantau proses pelaksanaan APBDes, dan meneruskan temuan ke tingkat kabupaten,” jelas Zufran.

Sementara di tingkat kabupaten, pengawasan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat. DPMD fokus pada pembinaan, pelatihan, monitoring, hingga menindaklanjuti laporan dari bawah.

Sedangkan Inspektorat memiliki wewenang penuh untuk melakukan audit internal, memberikan rekomendasi perbaikan hingga sanksi administratif bila diperlukan.

“Seluruh hasil pengawasan kami laporkan kepada bupati sebagai bentuk pertanggungjawaban dan tindak lanjut. Tujuan akhir kita adalah menjamin Dana Desa benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan menjadi celah penyimpangan,” tegas Zufran.

Berita ini 84 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Monadi : Jalan Ke Renah Pemetik akan Kita Perbaiki dengan Layak & Nyaman

Pemerintahan

Mentan Amran Tindak Tegas 115 Distributor Pupuk Subsidi Nakal 

Advetorial

Pasar Rakyat Beringin Jaya eks Minum Kawo Square (MKS) Akan Dibangun Jadi Gedung 3 Tingkat

Advetorial

Walikota Alfin Sambut Hangat Kunjungan Kerja Kapolda Jambi. 

Pemerintahan

Pemdes Koto Dumo Salurkan Bantuan Pendidikan dan BLT DD 2026, Wujudkan Kepedulian untuk Warga dan Generasi Muda

Advetorial

Gebyar PAUD Meriahkan Hari Anak Nasional di Danau Kerinci: Wujudkan Anak Sehat dan Kreatif

Advetorial

Alat Berat PUPR Kerahkan Normalisasi Sungai Batang Merao

Kerinci

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres Kerinci