Home / Jambi / Kerinci

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:07 WIB

OJK Percepat Akses Keuangan di Kerinci, Perkuat UMKM dan Edukasi Masyarakat Hindari Investasi Ilegal

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Kerinci- Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam rangka Implementasi Program Kerja TPAKD Kabupaten Kerinci yang di gelar pada 6 Mei 2026  menjadi momentum penting bagi pemerintah Kabupaten Kerinci dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pemerataan akses layanan keuangan di daerah.

Tim percepatan akses keuangan daerah ini merupakan suatu tim yang membuat akses keuangan daerah bisa lebih baik dan optimal dan juga bagaimana melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan serta edukasi keuangan.

Kemudian tim juga memberikan bantuan asistensi kepada UMKM untuk melihat barang/produk yang memiliki  potensi bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat Kerinci.

Demikian di sampaikan oleh Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya mengawali wawancara singkat bersama media ini usai acara di ruang pola Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah-Sulak.

Yan menegaskan bahwa TPKAD memiliki peran krusial sebagai motor penggerak inklusi keuangan di daerah. Menurutnya, keberadaan tim ini harus benar-benar di optimalkan agar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“TPKAD ini bukan sekedar tim, tetapi instrumen penting untuk mendorong akses keuangan daerah menjadi lebih baik dan optimal. Kita juga dorong program literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat tidak hanya punya akses, tapi juga paham cara memanfaatkannya,” ujar Yan.

Ia menambahkan, salah satu fokus utama yang terus di dorong adalah penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui asistensi yang di lakukan, OJK bersama pemerintah daerah membantu mengidentifikasi produk-produk unggulan yang memiliki potensi besar untuk di kembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat Kerinci

Baca juga :   Dandim 0417/Kerinci Menghadiri Apel Hari Amal Bakti Ke 79 Kementerian Agama Kabupaten Kerinci.

“Kita dampingi UMKM untuk melihat produk mana yang punya nilai jual dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini penting supaya pengembangan usaha tidak asal jalan, tapi terarah,” jelasnya.

Dalam implementasinya, dukungan yang di berikan tidak hanya berupa edukasi, tetapi juga akses nyata terhadap pembiayaan. Program kredit berbunga rendah menjadi salah satu alternatif untuk membantu masyarakat terhindar dari jeratan rentenir.

Tak hanya itu, kegiatan business matching juga di fasilitasi untuk mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan yang siap mendukung permodalan.

Yan juga menegaskan, komitmen OJK dalam mendukung penuh program kerja Bupati Kerinci melalui sinergi lintas sektor.

“Kami dari industri jasa keuangan siap menjadi bagian dari solusi. Kolaborasi ini penting agar program kerja pemerintah daerah bisa berjalan maksimal demi kemajuan ekonomi masyarakat Kerinci,” tegasnya.

Saat ini, TPKAD telah terbentuk di 11 kabupaten/kota dan satu provinsi. Namun demikian optimalisasi tim terus di tingkatkan untuk memperluas akses keuangan sebesar-besarnya pada masyarakat.

OJK bersama Bupati, Wakil Bupati dan Sekda secara rutin melakukan evaluasi agar program lebih tepat sasaran dan menyentuh masyarakat secara langsung.

Baca juga :   LSM PEDAS dan FAKTA Unjuk Rasa Desak Imigrasi Kerinci Usut Dugaan Calo, Pungli hingga Gratifikasi

Salah satu langkah konkret yang telah di lakukan adalah program literasi keuangan di kalangan pelajar. OJK bersama mitra berhasil membuka rekening bagi 180 santri di Pondok Pesantren Darul Qiyam, masing-masing dengan saldo awal Rp20 ribu per orang, langkah ini menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya menabung sejak dini.

Menutup keterangannya, Yan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam mengelola keuangan, terutama terhadap potensi penipuan dan investasi ilegal.

“Masyarakat harus menjaga kerahasiaan data pribadi, jangan sembarangan di bagikan. Kemudian, hati-hati dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar. Pegang prinsip 2L: legal dan logis. Kalau tidak masuk akal, sebaiknya di hindari jangan di ikuti karena itu indikasi investasi ilegal,” pungkasnya.

Langkah OJK melalui TPKAD ini di harapkan mampu mempercepat inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kerinci, dengan fondasi literasi keuangan yang kuat dan perlindungan terhadap resiko keuangan yang semakin kompleks. (Emi)

Baca juga: Apakah sekitar Rp 1.600 triliun hasil ekspor sawit dan tambang kembali ke Indonesia?

Mau Ajukan Kredit Ditolak Terus? Ini Cara Cek SLIK OJK (BI Checking) Online Lewat HP, Cuma 5 Menit!

Berita ini 74 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jambi

Penguatan Peran Ulama di Era Digital, Wakapolda Hadiri Pengukuhan MUI Jambi

Daerah

Cinta Dibawa Mati, Seorang Pria Nekat Gantung Diri Di Pohon Manggis

Kerinci

Hearing Komisi II DPRD Sungai Penuh dengan DPRD Kerinci Terkait Kincay Plaza dan Dana Gempa 

Advetorial

Bupati Adirozal Ikuti Sepeda Santai Bersama Ribuan ASN dan Masyarakat Kerinci

Kerinci

Pelaku Perjudian Terancam Pidana Penjara 10 tahun

Jambi

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar Audiensi bersama HIPMI

Edukasi

Bupati Buka Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Perkuat Generasi Qur’ani di Kerinci

Advetorial

Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 M