Home / Internasional / Militer / Nasional / Pemerintahan / Politik

Rabu, 3 September 2025 - 12:44 WIB

Kunjungan Prabowo ke Parade Militer Tiongkok, Sinyal Politik Bebas Aktif Indonesia

koransakti - Penulis

Pakar hubungan luar negeri dari BPIP, Darmansjah Djumala. Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Tiongkok sebagai sinyal politik bebas aktif Indonesia. (Sumber: ANTARA/HO-BPIP)

Pakar hubungan luar negeri dari BPIP, Darmansjah Djumala. Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Tiongkok sebagai sinyal politik bebas aktif Indonesia. (Sumber: ANTARA/HO-BPIP)

PANGKALPINANG (KORANSAKTI) – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan penting ke Beijing, Tiongkok. Ia menghadiri parade militer Hari Kemenangan Tiongkok pada hari Rabu (3/9/2025). Kehadiran Prabowo di acara ini menjadi sorotan internasional dan dinilai sebagai langkah diplomasi yang strategis.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini sebagai sinyal kuat dari politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Indonesia menunjukkan posisinya yang netral di tengah rivalitas kekuatan besar dunia.

Menjaga Keseimbangan di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok

Pakar hubungan luar negeri dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Darmansjah Djumala, memberikan analisisnya. Menurutnya, kunjungan ini menggarisbawahi upaya Indonesia untuk menjaga hubungan yang seimbang.

“Kehadiran Indonesia jangan dilihat sebagai bentuk keberpihakan pada Tiongiongkok atas Amerika Serikat,” kata Djumala dalam keterangannya.

Baca juga :   Wako Alfin Dialog Hangat Bersama Pedagang Pasar Tanjung Bajure Pasca Penataan

Ia menegaskan bahwa ini adalah contoh nyata dari politik bebas aktif. Indonesia menjalin hubungan dengan semua pihak tanpa terseret dalam konflik negara-negara besar. Djumala juga menambahkan, kunjungan ini berpotensi membuka pintu kerja sama pertahanan yang lebih dalam antara Indonesia dan Tiongkok.

Parade Militer Akbar Pamerkan Alutsista Canggih

Parade militer di Beijing ini digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Jepang dalam Perang Dunia II. Acara ini juga menjadi panggung bagi Tiongkok untuk menunjukkan kekuatan militernya.

Sejumlah alutsista generasi baru dipamerkan dalam parade ini. Beberapa di antaranya adalah tank generasi keempat, jet tempur canggih, sistem intelijen tak berawak, dan rudal anti-kapal hipersonik.

Baca juga :   Jaga Ketahanan Pangan, Polda Lampung Salurkan 413 Ribu Kilogram Beras untuk Masyarakat

Acara ini dihadiri oleh 26 kepala negara, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Presiden Tiongkok Xi Jinping secara resmi mengundang Presiden Prabowo untuk hadir.

Kunjungan Sempat Tertunda

Presiden Prabowo berangkat dari Jakarta pada Selasa malam. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, perjalanan ini sempat tertunda. Jadwal semula adalah 31 Agustus.

Penundaan tersebut disebabkan oleh “urusan dalam negeri” yang perlu diselesaikan oleh presiden. Prabowo dijadwalkan akan kembali ke tanah air pada Rabu malam setelah acara selesai.

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Babinsa Hadiri Musyawarah Pembentukan Koperasi Merah Putih 

Internasional

Laporan WHO: Riset Kanker Global Tidak Sejalan dengan Kebutuhan Dunia

Agama

MUI Jatim Tegaskan Sound Horeg Haram, Minta Kemenkumham Tolak HAKI

Advetorial

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Puji Peran Istri Kades dalam Gertam di Kerinci

Jakarta

TRIA BEBITA MANTAN DRIVER OJOL CARI TEMAN DUET UNTUK REKAMAN DI BOSBRO MUSIC

Breaking news

Sambut Arus Balik, Posko Mudik BUMN PNM Di Balikpapan Dan Padang Siap Layani Pemudik

Kerinci

Maya: PUPR Kerinci Perkuat SDM Konstruksi Lewat Sertifikasi

Pemerintahan

Diskominfosta Sungai Penuh Kembali Mengadakan Kegiatan 3 S