Home / Nasional / Politik

Senin, 29 September 2025 - 15:01 WIB

Prabowo di Munas PKS: Saya Tidak Dendam Sama Anies, Nilai 11 Justru Bantu Saya Menang

koransakti - Penulis

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam acara penutupan Munas VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025). (Sumber: Tangkapan layar/SINDOnews.com)

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam acara penutupan Munas VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025). (Sumber: Tangkapan layar/SINDOnews.com)

koransakti.co.id – Presiden Prabowo Subianto membuat pernyataan mengejutkan saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di hadapan para kader PKS, Prabowo secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak menaruh dendam kepada mantan rivalnya di Pilpres 2024, Anies Baswedan.

Pernyataan ini ia sampaikan di Hotel Sultan, Jakarta, pada Senin (29/9/2025), sebagai bagian dari pidatonya yang menyerukan persatuan dan kedewasaan dalam berpolitik.

Berkelakar Soal Nilai 11 dari Anies

Salah satu momen yang paling diingat dari Pilpres 2024 adalah saat Anies Baswedan memberikan nilai 11 dari 100 untuk kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dalam sesi debat. Prabowo justru menanggapi momen tersebut dengan santai dan penuh canda.

Baca juga :   Munas PIRA Organisasi Sayap Partai Gerindra

Menurutnya, nilai rendah tersebut justru membantunya meraih kemenangan.

“Aku terus terang, saya enggak dendam sama Anies, enggak. Kalau dikasih nilai 11 waktu itu, gue enggak apa-apa. Itu sebenarnya dia yang bantu gue menang karena emak-emak kasihan,” ujar Prabowo yang disambut tawa hadirin.

Pentingnya Kedewasaan Politik

Prabowo juga menekankan pentingnya kedewasaan dalam berpolitik, di mana setiap kontestan harus siap untuk menang maupun kalah. Ia bahkan menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh, sambil berkelakar tentang pengalamannya yang berkali-kali kalah dalam pilpres.

Ia juga sempat menyindir PKS dengan nada bercanda. “Dua kali dukung gue, dua kali kalah. Yang gue menang, lu enggak dukung lagi. Tetapi oke, yang lewat ya lewat,” ucapnya.

Baca juga :   Tekan Angka Kematian Ibu Tertinggi di Jateng, FK UNDIP Gandeng Pakar dari Inggris Gelar Pelatihan di Brebes

Ajakan untuk Bersatu Membangun Bangsa

Pada intinya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk PKS yang berada di luar pemerintahannya, untuk bersatu dan melupakan persaingan politik demi membangun negara. Ia mencontohkan komitmennya untuk tetap memastikan pemerataan distribusi pupuk, bahkan di provinsi-provinsi di mana ia kalah telak seperti Sumatera Barat dan Aceh.

“Siapa pun presidennya, siapa pun wapresnya, ya oke. Yang penting siapa pun kita bersatu untuk bangsa dan negara,” punggkasnya.

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Sekda Jabar Lapor ke BGN

Nasional

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H Stok Hewan Kurban Aman Tercukupi

Jakarta

Kementan Bersama DMFI Perkuat Pengendalian Rabies Secara Humanis
Buntut Seruan #BoikotTrans7, Trans7 Minta Maaf ke Ponpes Lirboyo soal Tayangan Kontroversial

Nasional

Buntut Seruan #BoikotTrans7, Trans7 Minta Maaf ke Ponpes Lirboyo soal Tayangan Kontroversial

Kesehatan

Prabowo: MBG untuk Anak yang Makannya Cuma Nasi Pakai Garam

Politik

Erzaldi Rosman Dukung Penghapusan Piutang Macet UMKM: Dampak Positif bagi Ekonomi Babel

Jakarta

Koperasi Barata : Bung Hatta Sang Proklamator Pemikiran Ekonomi Kerakyatan sebagai Bapak Koperasi Indonesia

Jakarta

LAZ Relief Islami Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Prasejahtera