Home / Budaya / Inspiratif / Pendidikan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:56 WIB

Memahami Peristiwa 1965: 6 Rekomendasi Buku yang Wajib Dibaca

koransakti - Penulis

Cover buku Musim Menjagal Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965 – 1966 (Sumber gambar:pustaka-bpkxii.org)

Cover buku Musim Menjagal Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965 – 1966 (Sumber gambar:pustaka-bpkxii.org)

koransakti.co.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober tidak bisa terlepas dari sejarah kelam peristiwa 1965. Namun, selama puluhan tahun, narasi mengenai tragedi ini didominasi oleh satu versi cerita yang tunggal. Jutaan orang menjadi korban kekerasan, pembunuhan, dan penangkapan tanpa proses peradilan, sementara kebenaran sejarahnya masih diselimuti berbagai perspektif.

Untuk memahami peristiwa ini secara lebih utuh dan adil, kita perlu menelusuri berbagai sumber yang membuka cara pandang baru. Berikut adalah enam rekomendasi buku penting yang dapat membantu Anda mendalami kompleksitas tragedi 1965.

1. Berkas Genosida (Jess Melvin)

Buku ini mencoba membongkar narasi tunggal Orde Baru dengan menganalisis ribuan halaman arsip militer yang ditemukan di Aceh. Jess Melvin menelusuri secara detail bagaimana pembantaian massal terjadi, menunjukkan bahwa itu adalah sebuah operasi yang terorganisir, bukan sekadar konflik horizontal spontan di tengah masyarakat.

2. Kejahatan Tanpa Hukuman (Annie Pohlman, dkk.)

Buku ini mengupas temuan dari International People’s Tribunal (IPT) 1965, sebuah pengadilan rakyat di Den Haag. Sesuai judulnya, buku ini menggarisbawahi fakta pahit bahwa hingga kini para pelaku kejahatan kemanusiaan pada 1965-1966 belum pernah diadili, sementara para korban dan keluarganya terus hidup tanpa keadilan.

Baca juga :   Wisuda ke XX, 431 Mahasiswa STIE-SAK Resmi Diwisuda  

3. Musim Menjagal (Geoffrey B. Robinson)

Sebagai salah satu studi paling mutakhir dan serius, Musim Menjagal karya Geoffrey Robinson secara komprehensif mengevaluasi sejarah pembunuhan massal 1965-1966. Robinson tidak hanya mengulas sebab-akibatnya, tetapi juga menawarkan perspektif baru untuk memahami mengapa kekerasan sebesar itu bisa terjadi dan bagaimana sejarahnya ditutup-tutupi selama puluhan tahun.

4. Metode Jakarta (Vincent Bevins)

Jurnalis Vincent Bevins menelusuri keterlibatan Amerika Serikat dalam pembantaian 1965 di Indonesia. Melalui dokumen-dokumen yang baru dideklasifikasi dan wawancara dengan para penyintas, Bevins menunjukkan bagaimana CIA membantu penumpasan komunis di Indonesia sebagai bagian dari strategi Perang Dingin, yang kemudian “metode” ini diekspor ke negara-negara lain.

5. Yang Tak Kunjung Padam (Soe Tjen Marching)

Buku ini mengangkat sisi lain dari korban tragedi 1965: para mahasiswa Indonesia di luar negeri yang paspornya dicabut oleh rezim Orde Baru. Mereka dipaksa menjadi eksil (orang buangan) tanpa kewarganegaraan. Soe Tjen Marching menceritakan perjuangan mereka untuk bertahan hidup di negeri asing sambil terus memikul rindu pada tanah air dan stigma politik.

Baca juga :   Mengenal "Antioksidan": Pasukan Khusus Pelindung Tubuh dari Kerusakan Sel

6. Kekerasan Budaya Pasca 1965 (Wijaya Herlambang)

Wijaya Herlambang menganalisis bagaimana rezim Orde Baru tidak hanya menggunakan kekerasan fisik, tetapi juga “kekerasan budaya” untuk melegitimasi tindakannya. Buku ini membahas bagaimana sastra dan film dimanfaatkan untuk membentuk ideologi anti-komunisme yang langgeng hingga hari ini, termasuk mengungkap adanya intervensi CIA pada para sastrawan liberal Indonesia saat itu.

Dengan membaca berbagai karya ini, kita diajak untuk merawat ingatan bangsa dan memahami tragedi 1965 sebagai sebuah pelajaran sejarah yang kompleks dan penuh luka.

 

baca juga Presiden Prabowo Terima Kunjungan Juara Dunia MotoGP Marc Marquez  – Koran Sakti

Berita ini 78 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Program Peningkatan SDM Walikota Ahmadi, Makin Di Hati Masyarakat 

Game

Cara Daftar HoK Creator Camp, Raih Hadiah Uang Tunai dan Item Eksklusif!
Panduan Terbaru 2026: Cara Cek NISN Secara Mandiri Melalui Portal Kemdikbud dan Kaitannya dengan Pencairan PIP

Edukasi

Panduan Terbaru 2026: Cara Cek NISN Secara Mandiri Melalui Portal Kemdikbud dan Kaitannya dengan Pencairan PIP

Advetorial

Diinisiasi K3TK dan Dinas Pendidikan Sungai Penuh, Ratusan Anak TK Ikuti Senam Ceria

Nasional

Pemerintah Perluas PIP 2026, Kini Jangkau TK dan PAUD untuk Pendidikan Inklusif

Jakarta

Wakapolri Ajak Siswa Taruna Nusantara Sambut Indonesia Emas 2045.

Kerinci

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Pelepasan TK Kartika II-24: Bekali Anak Sejak Dini Menatap Masa Depan
Strategi Tembus PTN 2026: Panduan Latihan Soal UTBK-SNBT Terupdate dan Bocoran Subtes Resmi

Pendidikan

Strategi Tembus PTN 2026: Panduan Latihan Soal UTBK-SNBT Terupdate dan Bocoran Subtes Resmi