Koransakti.co.id, Sungai Penuh – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APBDESI) Kota Sungai Penuh, Amrizal, menyatakan apresiasi terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0417/Kerinci tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi.
Ia mengajak seluruh kepala desa (Kades) se-Kota Sungai Penuh untuk aktif mendukung dan mensukseskan program TMMD ini.
Menurutnya, TMMD adalah program strategis yang sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dan memberdayakan masyarakat desa.
“Saya sangat mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa Kodim 0417/Kerinci, Ini adalah langkah yang sangat membantu Pemerintah Kota Sungai Penuh. Pembangunan dapat di lakukan bersama-sama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” ujarnya
Amrizal juga menekankan bahwa pembangunan Kota Sungai Penuh tidak bisa hanya mengandalkan kepala daerah, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ia menambahkan bahwa pembangunan harus di mulai dari desa, mengingat banyaknya desa yang ada di Kota Sungai Penuh.
“Daerah kita ini memiliki banyak desa, oleh karena itu pembangunan harus di mulai dari desa. Kita memiliki banyak pekerjaan yang harus di lakukan dalam perbaikan sarana dan prasarana, termasuk jalan pertanian. Semangat kita adalah Bangkit, Maju, Sejahtera dan juara,” tegasnya.
Amrizal juga menyoroti komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga hasil pembangunan dan pertanian dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
“Sesuai dengan Asta Cita Presiden, khususnya di daerah kita yang kaya akan hasil pertanian, pembukaan jalan akan mempermudah petani dalam membawa hasil panen mereka,” jelas Amrizal.
Ia menambahkan bahwa program TMMD ini adalah bukti nyata sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Melalui TMMD ke-126 ini, di harapkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat menjadi motor penggerak pembangunan pedesaan yang berkelanjutan, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Emi)















