Home / Jambi / Sungai Penuh

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:41 WIB

Bimtek Kades dan BPD Berakhir, Walikota Alfin Dorong Desa Bergerak Seirama 

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sungai Penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya memperkuat peran desa dalam pembangunan daerah. Komitmen itu di sampaikan langsung Wali Kota Alfin, SH saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh, Kamis (19/12/25).

Didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, penutupan bimtek yang di gelar di Korem 042/Gapu tersebut menjadi penegasan arah kebijakan kota dalam menyatukan langkah seluruh pemerintahan desa, terutama dalam mendukung target desa bebas sampah 2030.

Alfin menyampaikan, desa tidak lagi di posisikan sekadar sebagai pelaksana teknis, melainkan aktor utama perubahan sosial. Salah satu fokus utama yang harus segera di tangani adalah pengelolaan sampah berbasis kesadaran masyarakat.

Baca juga: TPST T3R RKE Siap Atasi Masalah Sampah di Sungai Penuh

Baca juga :   SERAH TERIMA JABATAN DANYONIF 142/KJ DIPIMPIN OLEH DANREM 042/GAPU

Ia menilai, selama ini persoalan sampah kerap dianggap isu kecil, padahal dampaknya langsung menyentuh kualitas lingkungan dan kesehatan warga.

“Kalau desa tidak bergerak, maka kota juga tidak akan maju. Sampah ini persoalan serius dan harus ditangani dari hulu, mulai dari desa,” kata Alfin.

Wali Kota meminta pemerintah desa bersama BPD berani mengambil langkah konkret, mulai dari penyusunan aturan desa, pembagian peran, hingga penguatan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kebijakan tanpa keberanian bertindak hanya akan berhenti di atas kertas.

Dalam kesempatan itu, Alfin juga menekankan pentingnya kesamaan arah pembangunan antara desa dan pemerintah kota. Ia mengingatkan agar setiap program desa tetap berada dalam satu garis kebijakan daerah.

Baca juga :   Ketua Adat Kecamatan Koto Baru Laporkan Akun Palsu ke Polres Kerinci, Didampingi Oleh Anak Jantan.

Keselarasan visi, lanjutnya, bukan bentuk intervensi terhadap otonomi desa, melainkan upaya memastikan pembangunan berjalan efektif dan saling menguatkan.

“Desa tetap mandiri, tapi arah pembangunan harus satu. Jangan sampai ada program yang tumpang tindih atau bahkan bertolak belakang,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Alfin mengajak seluruh kepala desa dan anggota BPD meninggalkan pola kerja sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas wilayah. Ia optimistis, dengan kebersamaan dan komitmen, cita-cita menghadirkan Sungai Penuh yang bersih, adil, dan sejahtera dapat diwujudkan secara bertahap.

Penutupan bimtek tersebut menjadi penanda awal penguatan sinergi antara pemerintah kota dan desa dalam menjalankan agenda pembangunan berbasis lingkungan dan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan. (MC)

Berita ini 47 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

PIMPINAN DPRD KOTA SUNGAI PENUH HADIRI ACARA GRAND FINAL BUJANG GADIS KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2023

Breaking news

Terpilih Aklamasi Harpendi Nahkodai KONI Sungai Penuh Periode 2025–2029

Advetorial

Peringatan HUT Ke-78 RI, Ketua DPRD : Momentum Tepat Memaknai Nilai-nilai Perjuangan

Advetorial

Wako Ahmadi Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Jambi

Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Gelar Bazar Murah

Ekonomi

Bank Jambi Tegaskan Dana Nasabah Aman, Kerugian Akibat Gangguan Sistem Telah Diganti

Budaya

LAM Komitmen Majukan Adat dan Budaya di Provinsi Jambi

Daerah

Pemdes Sungai Ning Salurkan BLT-DD Tahap III Tahun 2025 Kepada 25 Keluarga Penerima Manfaat