Home / Pemerintahan / Sungai Penuh

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 08:44 WIB

Kadis Disbudpar Bobi Arisandi Membantah Wako Ahmadi Zubir Bukan Arogan

koransakti - Penulis

Koran Sakti. co.id, Sungai Penuh – Kadis Disbudpar Kota Sungai Penuh Bobi Arisandi,S.Pd,M.Pd Membantah isu miring terhadap Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir yang terkesan arogan terhadap ASN terkait dukungan terhadap program Disbudpar, seperti diberitakan media ini sebelumnya.

Melalui WhatsApp (WA) Bobi mengirim bantahan ke redaksi Koran Sakti.co.id, Jumat malam (21/10). “Ini bukan arogan ataupun bentuk tekanan terhadap ASN, tetapi ini merupakan wujud kecintaan dan rasa kita memiliki Kota Sungai Penuh yang sangat kita banggakan ini,” jelasnya.

Baca juga :   Dirgahayu Kota Sungai Penuh Ke-16 Tahun 2024

Hal ini banyak dibicarakan di group WA setelah surat edaran Walikota Sungai Penuh beredar di kalangan ASN yang mewajibkan seluruh ASN memberi dukungan melalui SMS minimal dua kali untuk nominator Anugrah Pesona Indonesia 2022.

Baca juga :   Bupati Kerinci Adirozal Kukuhkan 30 Paskibraka Tingkat Kabupaten Kerinci Tahun 2022

Untuk Depati VII Coffee dalam katagori ekowisata dan festival Kenduri Sko dalam katagori festival pariwisata. Pada surat edaran tersebut disebutkan jika tidak dilaksanakan akan dikenakan sanksi penundaan pencairan TPP.

“Selama ini semacam himbauan sudah kita lakukan tetapi kurang peduli,” terang Bobi. (Emi)

Berita ini 356 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wako Ahmadi Hadiri ISPE 2022

Jambi

BWSS VI Jambi Realisasikan Puluhan Proyek Irigasi di Kerinci

Pendidikan

H. Mhd. Ikhsan Terpilih Pimpin STIA-NUSA 2025–2029, Raih Dukungan Mayoritas Senat dan YPTSA

Advetorial

Wako Alfin Pimpin Rapat Evalusi Aksi Cepat Kota Sungai Penuh Juara

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Apel Besar Hari Pramuka ke-61 Tahun 2022

Jakarta

Kemenko Polkam: Kesadaran Literasi Keamanan Siber adalah Tanggung Jawab Bersama

Advetorial

Walikota Alfin Sambut Hangat Kunjungan Kerja Kapolda Jambi. 

Sungai Penuh

Ninik Mamak Rio Jayo Bantah Usir dan Intimidasi Warga Beda Pilihan