Home / Tips&Trik

Senin, 18 Mei 2026 - 08:26 WIB

Bikin Kulit Telur Mulus Tanpa Retak, Coba Rebus Pakai Jeruk Nipis!

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Telur rebus menjadi menu andalan praktis yang di gemari banyak orang, mulai dari sarapan hingga bekal pelengkap soto. Sayangnya, banyak orang belum tahu bahwa proses merebus telur yang keliru justru bisa mengurangi nutrisi atau bahkan membahayakan kesehatan tubuh karena kontaminasi bakteri.

Bagaimana cara memasak telur rebus yang aman, matang sempurna, dan memiliki tampilan mulus saat di kupas? Anda bisa mempraktikkan trik sederhana berikut ini.

Keajaiban Irisan Jeruk Nipis dan Garam

Sering kali kita kesal saat mengupas telur karena putih telurnya ikut menempel pada cangkang, sehingga hasilnya menjadi bopeng. Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu memasukkan irisan jeruk nipis saat mulai memanaskan air rebusan.

Asam dari jeruk nipis efektif menjaga cangkang telur agar tidak mudah retak sekaligus memberikan hasil kupasan yang indah dan mulus.

Baca juga :   BBQ Udah Siap, Minumnya Cuma Air Putih? Gak Seru! Jual "Mocktail Literan" Edisi Tahun Baru, Modal Sirup & Soda, Untung 3x Lipat!

Selain jeruk nipis, Anda juga bisa memanfaatkan garam dapur. Cukup larutkan satu sendok teh garam ke dalam air rebusan (pastikan air merendam telur sekitar satu inci). Garam membantu melonggarkan ikatan antara putih telur dan kulitnya, sehingga cangkang akan terkelupas dengan sangat mudah setelah matang.

Durasi Ideal: Jangan Kurang, Jangan Lebih!

Waktu merebus memegang kunci penting dalam menjaga kualitas protein telur. Menurut para ahli nutrisi, durasi ideal untuk merebus telur berkisar antara 8 hingga 10 menit.

  • Mengapa tidak boleh kurang dari 6 menit? Putih telur yang masih mentah atau setengah matang mengandung senyawa avidin dan antitrypsin. Kedua komponen ini dapat menghambat penyerapan biotin (vitamin B7) yang penting bagi tubuh. Selain itu, durasi ini memastikan bakteri berbahaya benar-benar mati.

  • Mengapa tidak boleh lebih dari 10 menit? Merebus telur terlalu lama memicu reaksi oksidasi yang menghasilkan besi sulfida (di tandai dengan warna kehijauan pada pinggiran kuning telur). Reaksi ini merusak struktur protein dan menghilangkan banyak nutrisi penting di dalamnya.

Baca juga :   Review Fizzo Novel 2026: Hobi Baca Cerita Cinta & Horor, Dibayar Saldo DANA (Cuan Paling Santai!)

Peringatan Kesehatan untuk Kondisi Tertentu

Meskipun telur kaya akan asam amino yang sangat baik untuk pertumbuhan anak dan menunda penuaan pada lansia, konsumsinya tetap harus di batasi bagi beberapa orang.

Penderita gangguan fungsi ginjal, orang yang telah menjalani operasi pengangkatan kantong empedu, serta penderita kolesistitis sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi kuning telur sesuai dengan anjuran dokter agar tidak memicu komplikasi kesehatan. (mel)

Baca juga : Rahasia Telur Rebus Mulus dan Mudah Dikupas, Ini 5 Cara Simpel yang Wajib Dicoba

Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Review Wild Cash 2025: Cara Dapat Saldo DANA dari Mining & Kuis (Terbukti?)

Game

Review Wild Cash 2025: Cara Dapat Saldo DANA dari Mining & Kuis (Terbukti?)
Daftar Jadwal Rilis dan Ukuran File Resident Evil Requiem 27 Februari 2026

Game

Panduan Mengalahkan Chunk di Resident Evil Requiem: Cara Cepat Dapat Eye Spy Charm
Tips Kesehatan Perempuan Yang Wajib Dilakukan Agar Tetap Bugar, Cantik dan Percaya Diri

Gaya Hidup

Tips Kesehatan Perempuan Yang Wajib Dilakukan Agar Tetap Bugar, Cantik dan Percaya Diri
5 Aplikasi Nonton Video Penghasil Saldo DANA 2025 (Terbukti Membayar)

Penghasil Uang

5 Aplikasi Nonton Video Penghasil Saldo DANA 2025 (Terbukti Membayar)
5 Cara Mendapatkan Diamond FF Gratis & Legal 2025 (Bukan Cheat/Mod!)

Free Fire

5 Cara Mendapatkan Diamond FF Gratis & Legal 2025 (Bukan Cheat/Mod!)

Game

Game Penghasil Uang Resmi OJK: Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Lengkap 2025
Bukan Cuma Buat Rambut! Ini 13 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah hingga Turunkan Gula Darah

Gaya Hidup

Bukan Cuma Buat Rambut! Ini 13 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah hingga Turunkan Gula Darah

Kesehatan

“Makanan Alami untuk Mendukung Pertumbuhan Payudara dan Keseimbangan Hormon”