koransakti.co.id- Keputusan panitia memindahkan lokasi pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tidak menyurutkan mental bertanding para pemain Persib Bandung. Skuad Pangeran Biru menegaskan kesiapan penuh mereka untuk melakoni duel sengit melawan rival abadi, Persija Jakarta, pada Selasa (4/8/2026).
Sebelumnya, laga babak penyisihan grup berlangsung di dua kota, yakni Bandung dan Surabaya. Namun, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengonfirmasi perubahan lokasi semifinal tersebut setelah merampungkan diskusi mendalam bersama PSSI serta pemerintah daerah setempat.
Menanggapi perubahan tempat laga ini, gelandang senior Persib Bandung, Dedi Kusnandar, menyikapinya secara profesional. Pemain yang akrab di sapa Dado tersebut menegaskan bahwa seluruh anggota tim bertekad menjalankan regulasi dan instruksi pelatih secara disiplin.
“Di mana pun kami harus siap. Kami ikuti instruksi,” tegas Dedi Kusnandar saat memberikan keterangan resmi.
Selain mengomentari pemindahan tempat bertanding, Dado juga membeberkan fokus utama Persib dalam turnamen pramusim ini. Meskipun seluruh pemain dan jajaran pelatih berambisi merebut gelar juara, tim pelatih tetap menempatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan vital untuk mematangkan taktik jelang bergulirnya laga Super League 2026-2027.
Oleh karena itu, para pemain fokus memantapkan kekompakan tim di lapangan daripada terbebani oleh ekspektasi tinggi. Dado menambahkan bahwa meraih trofi juara tentu menjadi impian setiap pemain, tetapi tujuan mendasar mereka adalah membangun fondasi tim yang solid.
Apabila Persib berhasil mengangkat trofi di akhir turnamen, hal tersebut menjadi pencapaian manis sekaligus bonus atas kerja keras seluruh anggota tim selama masa pramusim.
Baca juga: Igor Tolic Puji Keberanian Pemain Muda Persib Usai Segel Tiket Semifinal Piala Presiden 2026















