Home / Bandung / Daerah / Kesehatan / Nasional / Peristiwa

Kamis, 25 September 2025 - 20:16 WIB

Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Sekda Jabar Lapor ke BGN

koransakti - Penulis

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suyatman, saat meninjau lokasi keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Hendra Hidayat/Radar Bandung)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suyatman, saat meninjau lokasi keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Hendra Hidayat/Radar Bandung)

koransakti.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengambil sikap tegas menyusul peristiwa keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suyatman, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan insiden ini langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN).

Peristiwa keracunan ini diduga kuat berasal dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas.

Lapor ke Otoritas Pusat

Herman Suyatman menegaskan bahwa laporan ke BGN diperlukan karena BGN merupakan pemegang otoritas utama dari program MBG secara nasional. Laporan tersebut tidak hanya mengenai insiden keracunan, tetapi juga mencakup berbagai kekurangan teknis dan masalah dalam proses distribusi yang terjadi di lapangan.

Baca juga :   Dana MBG Belum Cair, Dua Dapur di Polewali Mandar Hentikan Operasional

“Terkait itu kami akan laporkan ke BGN karena otoritasnya di BGN. Jelas Pemda Provinsi Jabar mendukung program MBG ini,” ujar Herman pada Kamis (25/9/2025).

Evaluasi Menyeluruh dan Uji Laboratorium

Lebih lanjut, Herman menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program ini, terutama terkait kandungan gizi dan aspek higienitas makanan yang disajikan kepada para siswa. Untuk memastikan penyebab pasti dari keracunan massal ini, pihaknya telah mengirimkan sampel menu MBG ke laboratorium.

Baca juga :   BGN Minta Maaf, Akui Ada 70 Kasus Keracunan MBG Sepanjang 2025

“Kami pun sedang melakukan uji lab terkait mengenai kandungan menu MBG ini yang hari Senin sudah dikirimkan ke laboratorium,” tandasnya.

Meskipun terjadi insiden serius, Pemprov Jabar menyatakan siap untuk terus mengawal dan menyukseskan program MBG. Namun, mereka akan memberikan masukan dan umpan balik (feedback) yang konstruktif berdasarkan data dari lapangan, termasuk informasi dari para siswa dan orang tua, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Agama

Sungai Penuh Ukir Prestasi, Raih Posisi Empat Besar MTQ ke-54

Artikel

Suzuki Access 125 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 25 Jutaan

Advetorial

Sekda Kerinci, Zainal Efendi Membuka Resmi Sosialisasi Aplikasi Cash Management System (CMS)

Pariwisata

Ini Penjelasan Kadis Budpar Terkait Pelaksanaan Kenduri Swarnabumi

Advetorial

Dorong Percepatan Vaksinasi Lansia & Anak, Wako Ahmadi Minta Kades Pro Aktif di Lapangan

Daerah

RSAM Bukittinggi Klarifikasi Kabar Pasien Tewas Bunuh Diri, Akan Evaluasi CCTV

Pendidikan

Pendaftaran Beasiswa “Sungai Penuh Juara” 2026 Resmi Dibuka

Sungai Penuh

Bamus DPRD Sungai Penuh Bahas Jadwal Agenda Kerja dan Masa Persidangan II Tahun 2026