Home / Daerah / Hukum / Nasional / Peristiwa

Kamis, 25 September 2025 - 14:34 WIB

RSAM Bukittinggi Klarifikasi Kabar Pasien Tewas Bunuh Diri, Akan Evaluasi CCTV

koransakti - Penulis

Gedung Ambun Suri Cindua Mato di RSAM Bukittinggi, lokasi terjadinya insiden yang menewaskan seorang pasien. (Foto: ANTARA/AL FATAH)

Gedung Ambun Suri Cindua Mato di RSAM Bukittinggi, lokasi terjadinya insiden yang menewaskan seorang pasien. (Foto: ANTARA/AL FATAH)

koransakti.co.id – Pihak Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, Sumatera Barat, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar. Informasi tersebut menyebutkan seorang pasien meninggal dunia setelah diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari lantai dua gedung perawatan.

Direktur Utama RSAM, Busril, menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti kuat yang mendukung dugaan tersebut. Ia juga menegaskan akan melakukan evaluasi internal untuk mengusut tuntas kejadian ini.

Tidak Ditemukan Cedera Akibat Melompat

Menurut Dirut RSAM, Busril, pasien laki-laki berinisial A (64) tersebut dipastikan tidak mengalami cedera apapun yang mengindikasikan ia telah melompat dari ketinggian tiga meter.

Baca juga :   Kasus Charlie Kirk: Jaksa Ungkap Tersangka Tinggalkan Surat Pengakuan

“Kami tidak menemukan bukti kuat pasien laki-laki inisial A (64) melompat dari lantai dua. Namun dipastikan tidak mengalami cidera apapun,” kata Busril, Kamis (25/9).

Ia menjelaskan, setelah kejadian, pasien sempat kembali dirawat dan dipasangi infus. Namun, pasien tersebut kemudian meninggal dunia setelah mengalami sesak napas. “Pasien juga tidak alami cidera atau memar apalagi patah. Kondisinya memang kanker paru stadium tiga,” tambahnya.

Evaluasi Internal dan Peningkatan Keamanan

Menanggapi kemungkinan adanya kelalaian dari petugas, Busril menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah mengumpulkan semua bukti, termasuk rekaman CCTV.

Baca juga :   Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

“Mungkin memang CCTV masih belum maksimal di area tersudut di Gedung Ambun Suri. Akan kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi,” ujar Busril.

Ia juga memastikan bahwa pihak keluarga telah menerima kepergian pasien dengan ikhlas dan bahkan telah meminta maaf kepada pihak rumah sakit. Jenazah telah dibawa oleh keluarga ke Batusangkar untuk dimakamkan.

Sebelumnya, beredar luas informasi bahwa seorang pasien di RSAM meninggal dunia pada Rabu (24/9) setelah diduga melompat dari lantai dua Gedung Ambun Suri.

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jambi

Danrem 042/ Gapu Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media Se-Jambi

Kerinci

Keluarga Besar PT.KMH Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

Sungai Penuh

Rapat Paripurna DPRD Sungai Penuh, Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati

Advetorial

H. Fajran Hadiri Rapat Konsolidasi dan Halal Bi Halal DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi

Daerah

Kementan Dorong Perluasan Pasar Peternakan melalui ILDEX 2026

Daerah

TP-PKK Kelurahan Olo Raih Juara I Lomba Gerakan PKK Berprestasi Kota Padang 2025

Nasional

Target Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Fokus Bangun Konsistensi

Advetorial

Satgas TMMD Bangun Sumur Bor Bantu Warga Sungai Jeruang