Home / Breaking news / Hukum / Jakarta / Kriminal / Nasional / Peristiwa

Jumat, 5 September 2025 - 15:01 WIB

Buntut Demo Anarkis di Jakarta, Polisi Tetapkan 43 Tersangka, 38 Ditahan

koransakti - Penulis

Konferensi pers Polda Metro Jaya mengenai penetapan 43 tersangka kerusuhan demo yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025. (Foto: CNN Indonesia)

Konferensi pers Polda Metro Jaya mengenai penetapan 43 tersangka kerusuhan demo yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA (KORANSAKTI) – Polda Metro Jaya mengambil langkah hukum tegas pasca-demonstrasi anarkis di Jakarta. Polisi menetapkan 43 orang sebagai tersangka pada hari Jumat (5/9/2025). Mereka diduga terlibat dalam aksi perusakan dan penghasutan selama unjuk rasa pada 25-31 Agustus lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa 38 dari 43 tersangka telah resmi ditahan. “42 di antaranya adalah dewasa dan satu adalah anak-anak,” kata Ade Ary.

Dua Klaster: Penghasut dan Pelaku Perusakan

Polisi membagi para tersangka ke dalam dua kelompok utama.

1. Klaster Penghasut (6 tersangka) Kelompok ini diduga menyebarkan ajakan anarkis melalui media sosial dan selebaran. Polisi menyebut mereka menargetkan pelajar dan anak-anak untuk ikut serta dalam kerusuhan. Beberapa nama yang diumumkan sebagai tersangka antara lain:

  • Delpedro Marhaen (DMR), Direktur Lokataru Foundation dan admin akun Instagram @lokataru_foundation.
  • Muzaffar Salim (MS), staf Lokataru dan admin akun Instagram @blokpolitikpelajar.
  • Syahdan Husein (SH), admin akun Instagram @gejayanmemanggil.
  • Tersangka lainnya adalah Khariq Anhar (KA), RAP, dan Figha Lesmana (FL) yang merupakan admin dari berbagai akun media sosial.
Baca juga :   H. Mhd. Ikhsan Terpilih Pimpin STIA-NUSA 2025–2029, Raih Dukungan Mayoritas Senat dan YPTSA

2. Klaster Perusakan (37 tersangka) Kelompok ini merupakan para pelaku di lapangan. Mereka diduga melakukan berbagai tindakan anarkis, seperti:

  • Membakar motor dan merusak mobil.
  • Menghancurkan Mapolsek Cipayung dan Matraman.
  • Membakar halte Transjakarta dan gerbang tol.
  • Melempar bom molotov dan melawan petugas.
  • Melakukan pencurian dan perampasan barang.
Baca juga :   Suzuki Access 125 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 25 Jutaan

Aksi anarkis ini terjadi di empat titik utama, termasuk di sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan, dan beberapa Polsek.

Rentetan Pasal Berlapis

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Beberapa di antaranya adalah Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, pasal-pasal dari UU Perlindungan Anak, serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap semua pihak yang terlibat dalam kerusuhan di Jakarta.

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Wanita Cantik Berinisial EL dan 4 Temannya Ditangkap Polres Sumenep, Bawa 13,06 Gram Sabu-Sabu

Hukum

DPR RI Setujui Abolisi untuk Tom Lembong 

Hukum

Kasus Dugaan Perzinaan Memasuki Babak Baru: Inara Rusli Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Polda Metro Jaya

Daerah

KAMPUD Desak Kejati Umumkan Tersangka Korupsi Dana PI PT. LEB

Kerinci

Satreskrim Kerinci Berhasil Ungkap Jaringan Curanmor

Breaking news

STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana, Ketua Dona Elvia Desi: Hari Ini Awal Babak Baru Kehidupan

Advetorial

Endang Hadrian Yang Pernah Jadi Pengacara Selebritis Beken Andre Taulany Kini Jadi Pengacara Papa Zidan

Jakarta

Mutu Bibit Dijaga, Kementan Lindungi Produktivitas dan Usaha Peternak