Home / Daerah / Jakarta / Nasional / Transportasi

Jumat, 26 September 2025 - 19:00 WIB

Efek Rugi Rp 37 Miliar, 13 Lahan di Jakarta Selatan Akan Jadi Parkir Resmi

koransakti - Penulis

Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan menata ulang sejumlah lahan untuk dijadikan kantong parkir resmi guna meningkatkan PAD. (Sumber: Wartakotalive.com/GridOto.com)

Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan menata ulang sejumlah lahan untuk dijadikan kantong parkir resmi guna meningkatkan PAD. (Sumber: Wartakotalive.com/GridOto.com)

koransakti.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan bergerak cepat untuk menertibkan aset dan mengoptimalkan pendapatan daerah. Sebanyak 13 titik lahan di wilayah Jakarta Selatan telah diinventarisasi dan akan segera diubah menjadi lokasi parkir resmi.

Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut dari temuan Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta mengenai praktik parkir liar di lahan milik Pemprov yang telah merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah.

Tindak Lanjut Temuan Kerugian Rp 37,8 Miliar

Sebelumnya, Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan fakta mengejutkan. Sebuah lahan milik Pemprov DKI seluas 4.300 meter persegi di Ruko Bona Indah Plaza, Lebak Bulus, telah dijadikan kantong parkir liar oleh pihak tidak bertanggung jawab selama 21 tahun.

Baca juga :   Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci Bantah Adanya Praktik Calo Pembuatan Paspor

Akibatnya, Pemprov DKI diperkirakan mengalami kerugian potensi pendapatan mencapai Rp 37,8 miliar dari satu lokasi tersebut karena tidak ada pajak yang disetorkan.

13 Lokasi Telah Diinventarisasi

Menanggapi temuan tersebut, Pemkot Jakarta Selatan langsung melakukan peninjauan dan pendataan. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menemukan lahan-lahan potensial.

“Per hari ini, sesuai arahan, kita sudah menginventarisasi parkir-parkir yang ada, kita dapat 13 lokasi,” kata Ali Murthadho di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mencari lahan potensial lainnya.

Baca juga :   Tingkatkan PAD,Disparbud Kerinci Gelar Focus Group Discussion (FGD).

Optimalisasi Aset dan Pendapatan Daerah

Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, yang turut meninjau lokasi, menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini adalah untuk menata aset Pemprov agar lebih baik dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami ingin memastikan agar ke depannya pendapatan asli daerah baik dari sektor perparkiran dan dari potensi penyewaan lahan milik Pemprov DKI Jakarta itu, betul-betul bisa secara komprehensif dan tertata lebih baik lagi,” ujar Jupiter.

Berita ini 39 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wako Ahmadi Lantik 92 Pejabat Eselon III dan IV

Daerah

Dua Sosok di Balik Kemegahan Restoran Padang Pagi Sore

Advetorial

Sungai Penuh menjadi Tuan Rumah Rakor Camat Se-Provinsi Jambi

Nasional

Kementan Perkuat Kemitraan Industri dan Peternak, Percepat Target Swasembada Susu Nasional

Jambi

Danrem 042/Gapu Berikan Pengarahan Kepada Satgas Yonif 142/KJ
Inspektur Zulfan Dukung Pembangunan RSUD Kerinci, Apresiasi Bantuan APBN untuk Layanan Kesehatan

Kerinci

Inspektur Zulfan Dukung Pembangunan RSUD Kerinci, Apresiasi Bantuan APBN untuk Layanan Kesehatan

Politik

Ahmadi Zubir Mohon Maaf Atas Kemacetan Lalin, Saat Daftar Ke KPU

Sungai Penuh

Wako Alfin Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh