Home / Opini

Sabtu, 25 April 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Drastis PAD Pekanbaru

koransakti - Penulis

Penulis :

Prof. Dr. RIZAL DJALIL MAKMUR, (Prof RDM), Analis Kebijakan Keuangan, Pangan, dan Health Economic, Eks Ketua BPK RI, Politisi Senior.

Koransakti.co.id- Di tengah keterbatasan fiskal yang di alami sebagian daerah di Indonesia, Pekanbaru malah menorehkan prestasi tersendiri: lonjakan penerimaan PAD dari Rp800 miliar per April 2025 naik menjadi Rp1,2 triliun per April 2026. Tidak ada kota lain di Indonesia yang mengalami hal yang sama.

Kunci keberhasilan Pekanbaru adalah mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Sistem yang dulunya rumit dan ribet di buat menjadi mudah. Bahkan untuk pajak tertentu di beri diskon.

Baca juga :   Bung Karno Nonblok, Prabowo Go To The Block

Perizinan yang rantai birokrasinya panjang di persingkat sehingga izin menjadi lebih cepat. Hal yang sebenarnya memang seharusnya demikian adanya, menjadi sangat signifikan pengaruhnya bagi masyarakat sehingga bersedia membayar pajak dengan benar dan tepat waktu. Tentu karena ada keberanian untuk melakukan perubahan dan inovasi menjadi lebih baik.

Pekanbaru termasuk kota yang maju dengan jumlah penduduk hampir 1,2 juta jiwa, dengan pertumbuhan ekonomi yang moncer, yaitu 6%, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga :   Heboh virus hanta di kapal pesiar: Kebersihan Lingkungan dan Deteksi Dini Menjadi Penting

Kita berharap pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat di nikmati oleh semua lapisan masyarakat Pekanbaru.

Dan kebijakan inovatif terus berlanjut serta dapat di tiru oleh kota lainnya di Indonesia.

Semoga Pekanbaru tetap berjaya dan sejahtera.

InsyaAllah.

Baca juga: Waspadai Sejak Dini! Ini Tanda Awal Gagal Ginjal yang Sering Diabaikan

 

 

 

Berita ini 13,209 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Waspada Kebakaran Hutan

Jakarta

Partai UKM Indonesia, Rumah Kaum Nasionalis Inklusif

Opini

Hampir 180.000 Jamaah Haji Indonesia Berisiko Tinggi: 4.000-an Petugas Akan Melayani?

Ekonomi

Pemangkasan Anggaran MBG akan Hemat Rp235 Triliun

Opini

Kelas Menengah Turun : Biaya Hidup Makin Berat

Opini

Mengenakan Biaya ke Setiap Kapal yang Melewati Selat Malaka: Berisiko Tinggi

Opini

Musibah bisa Datang kepada Siapapun: Sabar dan Rasional

Opini

Menaikkan Gaji atau Tunjangan Kepala Daerah: Mana yang lebih pas?