Home / Opini / Politik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:02 WIB

Pengamat Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih Puji Komunikasi Politik Sufmi Dasco

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta – Komunikasi Politik Presiden Prabowo, khususnya di dalam negeri, dinilai lihai dan cukup berhasil. Bahkan kelihaian komunikasi pemerintahan Prabowo Subianto, sekarang ini tidak lepas dari sosok Wakil Ketua DPR Dasco.

Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih melihat Dasco acap kali hadir di beberapa peristiwa penting dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Frans, hal ini membuat masyarakat melihat Dasco memiliki banyak peran dalam keberhasilan Presiden Prabowo dalam menerapkan kebijakan yang minim resistensi dari publik. Dasco dinilai telah hadir sebagai sosok komunikator ulung di pemerintahan Prabowo.

“Kita bisa menyaksikan dalam banyak peristiwa bagaimana Dasco mampu menterjemahkan keinginan Presiden secara akurat. Kita mengetahui bahwa Prabowo merupakan sosok Presiden yang terbuka, mengedepankan suasana demokratis dan tidak anti terhadap kritikan,” kata Frans lewat rilis media, Selasa, (12/8/2025) di Jakarta.

Baca juga :   BAWASLU KOTA TASIK DISERUDUK MASSA

Frans mencontohkan kehadiran Dasco di beberapa peristiwa penting seperti Pilkada Serentak. Termasuk, pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Ketua DPR RI Puan Maharani secara khusus.

Juga terkait pemberian abolisi bagi Tom Lembong dan amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurutnya, hal itu memberikan banyak makna simbolik yang ditampilkan oleh Dasco.

“Bagi saya ini merupakan kematangan Presiden Prabowo yang mengetahui betul kekuatan personal Dasco dalam melakukan lobi lobi politik,” ujar Frans.

Frans menyatakan ketika Kabinet Merah Putih dibentuk, banyak orang bertanya-tanya kenapa Dasco tidak ada dalam kabinet. Sebab, Dasco sudah berjuang dari awal Partai Gerindra lahir hingga akhirnya mewujudkan keinginan Gerindra menjadikan Prabowo sebagai Presiden.

Baca juga :   Lautan Manusia Padati Blusukan dan Kampanye AZ-FER di Kecamatan Pesisir Bukit

“Setelah berjalannya waktu ternyata dari kacamata saya melihat bahwa Presiden Prabowo perlu sosok kuat di luar kabinet yang mampu melakukan tugas-tugas khusus agar harapan Presiden bisa terwujud. Di sisi lain, kehadiran Dasco mampu merubah kedinamisan suasana politik nasional,” kata jebolan Universitas Atma Jaya ini.

“Jadi saya melihat, Prabowo memiliki kemampuan yang kuat dalam menilai orang orang dekatnya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan khusus, dan ternyata langkah itu bagus dalam menjaga kedinamisan suasana dan iklim demokrasi di Indonesia,” tegas Frans. (sin/red)

Berita ini 70 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Istana Ungkap Alasan Presiden Prabowo Tambah Posisi Wamenkes dan Wamendagri

Politik

Heru BosBro Pilih Gubernur Jakarta Karena Track Record Calon Bagus

Opini

*Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media*

Internasional

Geger Politik Thailand: PM Paetongtarn Shinawatra Dipecat Mahkamah Konstitusi
Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik

Opini

Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik

Dinamika

Brigjen Purn Ismi Purnawan Mundur dari Pilkada: Politik Kita Butuh Etika, Bukan Transaksi

Opini

Sejak Tahun 1500 an, Warga India Hadir di tengah Kota Pariaman

Politik

Rumit!! 4 Paslon Bertaruh Reputasi Di 1 Basis