Home / Daerah / Nasional / Pemerintahan / Pendidikan

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:07 WIB

Dana MBG Belum Cair, Dua Dapur di Polewali Mandar Hentikan Operasional

koransakti - Penulis

 Ilustrasi. Dua dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis di Polewali Mandar berhenti beroperasi akibat keterlambatan pencairan dana dari BGN. (Sumber: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ilustrasi. Dua dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis di Polewali Mandar berhenti beroperasi akibat keterlambatan pencairan dana dari BGN. (Sumber: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

koransakti.co.id – Dua dapur penyedia menu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa menghentikan operasional mereka. Akibatnya, ribuan siswa di sejumlah sekolah tidak lagi menerima pasokan makanan bergizi sejak beberapa waktu lalu.

Penyebab utama dari penghentian ini adalah belum cairnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk periode September-Oktober 2025.

Keterlambatan Pengajuan Proposal Jadi Pemicu

Koordinator Wilayah BGN Polewali Mandar, Muh Firman Jalani, mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh keterlambatan administrasi dari pihak pengelola dapur itu sendiri.

Baca juga :   BGN Minta Maaf, Akui Ada 70 Kasus Keracunan MBG Sepanjang 2025

“Kendalanya itu karena ada keterlambatan penginputan pengajuan proposal untuk pencairan dana. Kepala SPPG-nya ini terlambat mengajukan proposalnya. Seharusnya minggu lalu dananya diterima,” kata Firman kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).

Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti beroperasi tersebut berlokasi di Desa Patampanua, Kecamatan Matakali dan Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali.

Ribuan Siswa Terdampak

Akibat berhentinya operasional kedua dapur tersebut, sejumlah sekolah yang menjadi wilayah layanan mereka kini tidak lagi menerima pasokan MBG untuk sementara waktu.

Firman menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan informasi kepada sekolah-sekolah yang terdampak satu hari sebelum penghentian operasional dilakukan.

Baca juga :   Perkuat Diplomasi dan Edukasi di Bangkok, Taruna Akmil Raih Penghargaan Bergengsi 

“Kami sudah konfirmasi satu hari sebelum berhenti beroperasi kepada pihak sekolah untuk sementara mereka tidak mendapat makanan,” ungkapnya.

Pihak BGN juga telah memberikan teguran keras kepada kedua SPPG tersebut karena kelalaian mereka dalam mengajukan proposal telah berdampak langsung pada para siswa. Saat ini, pihak BGN masih menunggu proses pencairan dana agar kedua dapur tersebut dapat segera beroperasi kembali.

baca juga TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Resmi Dibuka  – Koran Sakti

Berita ini 57 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Program Ketahanan Pangan Membuahkan Hasil, KORAMIL 417-06/Sungai Penuh Panen Sawi Perdana

Jambi

Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres

Advetorial

Tekan Laju Inflasi, TPID Kerinci Siapkan Langkah Konkret Libatkan Lintas Sektor

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh & BKKBN RI gelar Audiensi Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Daerah

Pemdes Aurduri Salurkan BLT-DD Tahap III Tahun 2024 Kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat
Panduan Lengkap Rekrutmen Polri 2026: Kesempatan Emas Menjadi Bhayangkara Negara

Nasional

Panduan Lengkap Rekrutmen Polri 2026: Kesempatan Emas Menjadi Bhayangkara Negara

Daerah

Broker Tanah Santosa Kadiman (Erwin Bebek) Diduga Otak Utama Mafia 11 Ha dan 3,1 Ha Tanah Kerangan Labuan Bajo

Jambi

Wawako Azhar Hamzah Buka Latsar CPNS Pemkot Sungai Penuh Tahun 2026