Home / Bandung / Peristiwa

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:58 WIB

Jejak Sejarah Soeharto hingga SBY: Presiden Prabowo Resmikan Wajah Baru Museum Seskoad Bandung

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Bandung- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi membuka hasil renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (25/5). Peresmian ini menandai babak baru bagi lembaga pendidikan militer legendaris yang telah melahirkan deretan pemimpin besar bangsa.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat,” ujar Presiden Prabowo melalui keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Melahirkan Pemimpin Nasional dan Internasional

Seskoad bukan sekadar tempat pelatihan militer biasa. Lembaga ini memiliki rekam jejak emas dalam menempa tokoh-tokoh penting di Indonesia. Selain Presiden Prabowo sendiri, nama-nama besar seperti Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan alumnus dari kampus komando ini.

Baca juga :   Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Cek Rincian Besarannya di Sini!

Tidak hanya posisi presiden, Seskoad juga sukses mencetak sejumlah Wakil Presiden RI, di antaranya:

  • Umar Wirahadikusumah (Wapres ke-4)

  • Sudharmono (Wapres ke-5)

  • Try Sutrisno (Wapres ke-6)

Menariknya, reputasi Seskoad telah menggema hingga ke tingkat internasional. Institusi ini tercatat pernah mendidik empat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Singapura, termasuk Neo Kian Hong, Melvyn Ong Su Kiat, David Neo Chin Wee, hingga KSAD Singapura yang menjabat saat ini, Cai Dexian.

Pusat Pembelajaran Strategis dan Kepemimpinan

Restorasi museum ini bertujuan untuk menyajikan visualisasi sejarah, perjalanan karier, serta dedikasi para tokoh bangsa. Fasilitas ini dirancang khusus sebagai ruang pembelajaran interaktif bagi para perwira siswa yang sedang menempuh studi.

Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto, mengungkapkan bahwa museum ini memuat rekam jejak sejarah perang, taktik militer, dan ilmu kepemimpinan.

Baca juga :   Gedung Groundbreaking Kecamatan Baleendah Resmi Dibangun 

Selain museum yang kaya akan nilai sejarah, Seskoad juga memperkuat fasilitas literasi digital dan konvensional lewat perpustakaan yang mengoleksi sekitar 42 ribu buku. Saat ini, Seskoad mendidik sekitar 500 siswa setiap tahunnya, termasuk 30 perwira dari berbagai mancanegara. Di sini, mereka tidak hanya digembleng ilmu kepemiliteran, melainkan juga ilmu pemerintahan dan strategi kepemimpinan modern.

“Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran,” tutur Desi Ariyanto.

Dengan wajah baru museum dan perpustakaan ini, Seskoad semakin mengukuhkan posisinya sebagai kawah candradimuka yang siap melahirkan calon-calon pemimpin strategis masa depan. (purwanto)

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Ribuan Koperasi Desa di Nganjuk

Berita ini 28 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

Kunjungan Silaturahmi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep di Kab Bandung

Bandung

Kompetisi Liga 1 Indonesia, Persib Siap Ukir Sejarah

Bandung

Bantuan Program Rutilahu Cair 40 Unit Rumah di Cibeureum Direnovasi

Bandung

Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis RDF di Louncing Pemkab Bandung

Bandung

MODEL RINA SINTYA DIAM-DIAM PUNYA PASANGAN SEORANG PRIA PENGUSAHA TAJIR
Endang Hadrian Kembali Berhasil Dalam Persidangan Megagalkan Gugatan Pembatalan 24 Sertifikat Tanah Di PTUN Semarang 

Daerah

Endang Hadrian Kembali Berhasil Dalam Persidangan Megagalkan Gugatan Pembatalan 24 Sertifikat Tanah Di PTUN Semarang 

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto Melantik Pejabat Kabinet Merah Putih
Selamat Jalan Vidi Aldiano: Dunia Musik Indonesia Berduka Kehilangan Sosok Bertalenta

Peristiwa

Selamat Jalan Vidi Aldiano: Dunia Musik Indonesia Berduka Kehilangan Sosok Bertalenta