Home / Bandung / Musik / Peristiwa

Rabu, 16 September 2026 - 04:26 WIB

Kanaya Whu, Vokalis Emka 9 yang Kerap Dampingi KDM, Berpulang di Usia 35 Tahun

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Bandung- Dunia seni Jawa Barat kembali berduka. Penyanyi Kanaya Whu meninggal dunia setelah menjalani perjuangan melawan penyakit kanker. Kanaya mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu, 13 September 2026.

Kanaya Whu di kenal sebagai vokalis grup musik Emka 9 atau MK9. Sosoknya juga cukup di kenal karena kerap tampil mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM dalam berbagai kegiatan seni, budaya, maupun agenda pemerintahan.

Kepergian Kanaya meninggalkan kenangan tersendiri bagi masyarakat Jawa Barat. Selain memiliki karakter vokal yang kuat, ia turut membawakan sejumlah lagu bernuansa Sunda dan karya yang berkaitan dengan kebudayaan Jawa Barat.

Perjalanan Kanaya Whu di Dunia Musik

Sebelum di kenal sebagai vokalis Emka 9, Kanaya telah mengenal dunia hiburan sejak usia muda. Ia di sebut pernah menjalani karier sebagai artis cilik sebelum kemudian melewati berbagai fase kehidupan, termasuk sempat bekerja sebagai karyawan kantoran.

Namun, kecintaannya terhadap musik akhirnya membawa Kanaya kembali ke dunia seni. Ia kemudian bergabung dengan Emka 9 pada 2019 dan aktif tampil dalam berbagai kegiatan musik serta kebudayaan di Jawa Barat.

Baca juga :   Sidang Perkara Perdata di PN BJB dan Proses Pidana di Polres, Robert Hendra Sulu SH.,MH Minta PN BJB Ambil Sikap Tegas!

Bersama Emka 9, Kanaya tidak hanya menyanyikan lagu-lagu populer. Ia juga membawakan karya bernuansa Sunda yang membutuhkan penghayatan terhadap bahasa, budaya, dan karakter musik daerah.

Karier tersebut membuat Kanaya semakin di kenal melalui berbagai penampilan yang melibatkan Dedi Mulyadi (KDM). Kehadirannya menjadi bagian dari sejumlah agenda seni dan budaya yang berlangsung di berbagai wilayah Jawa Barat.

Penampilan Terakhir Kanaya di Gedung Sate

Salah satu penampilan Kanaya yang kemudian menjadi kenangan terakhirnya terjadi pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Saat itu, Kanaya tampil bersama rombongan dalam kirab bendera dari Gedung Pakuan menuju Gedung Sate. Ia mengenakan pakaian bernuansa veteran dan membawakan lagu “Melati di Tapal Batas” karya Ismail Marzuki.

Baca juga :   Safrizal: Tata Ulang Lapak Pedagang Demi Wajah Kota Tertib, Bersih, dan Nyaman

Penampilannya saat itu berlangsung penuh energi. Tidak lama berselang, kabar duka mengenai kepergiannya membuat penampilan tersebut menjadi salah satu momen terakhir Kanaya yang di kenang masyarakat Jawa Barat.

Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Kabar meninggalnya Kanaya di sampaikan oleh Dedi Mulyadi melalui media sosial. Dedi menyebut Kanaya sebagai saudari sekaligus sahabat dan menyampaikan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Setelah meninggal dunia di RSHS Bandung, jenazah Kanaya kemudian di pulangkan ke Kabupaten Tasikmalaya untuk di makamkan di tanah kelahirannya.

Bagi keluarga, rekan sesama seniman, dan masyarakat yang mengenalnya, kepergian Kanaya menjadi kehilangan besar. Meski demikian, karya dan penampilannya bersama Emka 9 akan tetap menjadi bagian dari perjalanan seni dan budaya Jawa Barat.

Kanaya Whu meninggal pada usia 35 tahun. Sosoknya di kenang sebagai penyanyi yang mendedikasikan kemampuan vokalnya dalam berbagai pertunjukan musik sekaligus kegiatan seni dan budaya di Jawa Barat. (Mel)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Culture

Evolusi Lana Del Rey: Dari Kontroversi ‘Video Games’ hingga Menjadi Ikon Musik Generasi Ini

Bandung

Gedung Groundbreaking Kecamatan Baleendah Resmi Dibangun 

Kriminal

Duka Menyelimuti Semarang: Kerangka Mozza Tiba di Rumah Duka Usai Hilang Setahun
Selamat Jalan Vidi Aldiano: Dunia Musik Indonesia Berduka Kehilangan Sosok Bertalenta

Peristiwa

Selamat Jalan Vidi Aldiano: Dunia Musik Indonesia Berduka Kehilangan Sosok Bertalenta

Bandung

Lomba Senam Kreasi Perempuan Se-Jawa Barat 2026 Dibuka, Ajak Perempuan Bergerak Aktif dan Lestarikan Budaya

Bandung

Ribuan Siswa PAUD Membatik Eco Print, Kabupaten Bandung Raih Rekor MURI
MPR Berhentikan Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar Buntut Kontroversi Penilaian BPK

Pendidikan

MPR Berhentikan Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar Buntut Kontroversi Penilaian Babak Final

Inspiratif

Kisah Kemanusiaan Dr. Padmo dan Keajaiban Kembar Siam