Koransakti.co.id- Zinedine Zidane kembali buka suara mengenai salah satu momen paling kontroversial dalam perjalanan kariernya. Dua puluh tahun setelah menanduk bek Italia Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006, legenda sepak bola Prancis itu mengaku tidak menyesali kejadian tersebut.
Namun, Zidane menegaskan bahwa dirinya juga tidak bangga dengan tindakan yang membuatnya menerima kartu merah pada laga final di Berlin tersebut.
Pernyataan itu di sampaikan Zidane menjelang pertemuan Prancis dengan Italia di UEFA Nations League. Laga tersebut menjadi momen khusus karena Zidane kini menghadapi Italia dalam kapasitas berbeda, yakni sebagai pelatih tim nasional Prancis.
Menurut Zidane, insiden dengan Materazzi memang masih kerap muncul dalam pemberitaan dan tayangan sepak bola. Meski demikian, ia memilih melihat kembali perjalanan kariernya secara lebih luas.
Zidane mengatakan dirinya lebih ingin mengingat berbagai momen positif yang pernah di raih bersama Prancis maupun klub-klub yang pernah di belanya.
Ia juga mengakui bahwa tindakan tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup dan kariernya. Karena itu, Zidane tidak ingin terus terjebak pada satu kejadian yang terjadi pada penghujung kariernya sebagai pemain.
“Saya tidak menyesal. Saya tidak bangga dengan apa yang terjadi, tetapi itu bagian dari perjalanan,” demikian inti pernyataan Zidane dalam konferensi persnya.
Insiden tersebut terjadi pada babak perpanjangan waktu final Piala Dunia 2006. Zidane menanduk dada Materazzi setelah keduanya terlibat adu mulut. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah untuk kapten Prancis tersebut.
Prancis akhirnya harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain dan kalah dari Italia melalui drama adu penalti. Zidane pun menutup kariernya sebagai pemain dengan salah satu insiden paling di kenang dalam sejarah Piala Dunia.
Kini, setelah dua dekade berlalu, Zidane memilih menatap ke depan. Ia tidak lagi ingin menjadikan insiden tersebut sebagai pusat dari cerita kariernya.
Sebaliknya, Zidane menekankan bahwa masih banyak pencapaian positif yang layak di kenang dari perjalanan panjangnya di dunia sepak bola.**















