H.R.Ridwan Agus Ucapkan Selamat kepada Marsal Abadi, Kembali Pimpin PWI Bengkulu
Koransakti.co.id, Bengkulu- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, H. R. Ridwan Agus Dpt, menyampaikan ucapan selamat kepada Marsal Abadi, SE yang kembali di percaya memimpin PWI Provinsi Bengkulu untuk masa bakti 2026–2031.
Ucapan tersebut di sampaikan Ridwan Agus setelah Marsal Abadi bersama jajaran pengurus PWI Provinsi Bengkulu resmi di lantik dan di kukuhkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, dalam acara yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Sabtu malam.
Ridwan Agus menilai kepemimpinan baru PWI Bengkulu di harapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di daerah.
“Selamat kepada Saudara Marsal Abadi, SE, atas pelantikan sebagai Ketua PWI Provinsi Bengkulu masa bakti 2026–2031. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa PWI Bengkulu semakin maju, profesional serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pers dan pembangunan daerah,” ujar Ridwan Agus.
Menurut Ridwan, hubungan antarpengurus PWI di berbagai provinsi juga perlu terus di perkuat. Dengan demikian, organisasi dapat saling berbagi pengalaman dan mendorong peningkatan kompetensi wartawan.
Selain itu, ia berharap PWI tetap menjalankan perannya sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus menjaga fungsi pers sebagai kontrol sosial.
Marsal Abadi Fokus Perkuat Profesionalisme Wartawan
Sementara itu, Marsal Abadi dalam sambutannya menegaskan bahwa PWI Bengkulu harus berkembang menjadi organisasi yang memberikan ruang bagi wartawan untuk belajar dan meningkatkan kapasitas.
Ia menekankan bahwa PWI tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpulnya para wartawan. Sebaliknya, organisasi harus mampu menjadi ruang belajar, berdiskusi, bertumbuh, sekaligus memperjuangkan kepentingan profesional insan pers.
Karena itu, kepengurusan PWI Bengkulu periode 2026–2031 akan memberikan perhatian pada peningkatan kompetensi wartawan, penguatan kemitraan, keterlibatan pers dalam isu strategis daerah, kegiatan sosial serta regenerasi organisasi.
Marsal juga menegaskan bahwa jumlah anggota bukan satu-satunya ukuran keberhasilan organisasi. Menurutnya, kualitas, kompetensi dan profesionalisme wartawan jauh lebih penting.
Kemitraan Tetap Berjalan, Kontrol Sosial Tidak Ditinggalkan
Lebih lanjut, Marsal mendorong terbangunnya komunikasi yang baik antara insan pers dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat dan berbagai elemen masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa kemitraan tersebut tidak boleh menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial.
“Hubungan yang baik harus di bangun agar komunikasi publik berjalan dengan baik. Kritik dapat di sampaikan secara konstruktif dan masyarakat memperoleh informasi yang benar, berimbang serta dapat di pertanggungjawabkan,” kata Marsal.
Di sisi lain, PWI Bengkulu juga akan mendorong peningkatan kapasitas wartawan muda melalui pendidikan dan uji kompetensi. Langkah tersebut di harapkan dapat memperkuat kualitas jurnalistik sekaligus menjaga penerapan kode etik dalam menjalankan tugas.
Bagi Ridwan Agus, penguatan kompetensi dan profesionalisme wartawan merupakan bagian penting dalam menjaga marwah organisasi pers.
Melalui kepengurusan baru tersebut, PWI Bengkulu di harapkan semakin aktif membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas dan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat. (Emi)















