Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Aksi Sosial Tani Merdeka, 10,5 Ton Pupuk Organik Disalurkan untuk Petani Kerinci dan Sungai Penuh
Koransakti.co.id, Sungai Penuh-Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri kegiatan aksi sosial penyerahan bantuan pupuk organik sebanyak 10,5 ton (10.500 kilogram) kepada kelompok tani di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (31 Oktober 2026).
Bantuan yang di salurkan oleh DPD Tani Merdeka Indonesia ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap sektor pertanian, sekaligus upaya mendorong peningkatan produktivitas serta kesejahteraan para petani di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Dalam kesempatan tersebut, Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tani Merdeka Indonesia atas kepedulian serta kontribusi nyata kepada masyarakat petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tani Merdeka Indonesia. Kegiatan positif seperti ini sangat kami apresiasi dan tentu kami dukung sepenuhnya. Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi petani dan mendorong kemajuan sektor pertanian di daerah kita,” ujar Azhar Hamzah.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini salah satu persoalan yang di hadapi petani bukan hanya persoalan produksi, tetapi juga pemasaran hasil pertanian dan peternakan. Banyak petani masih mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil panen, termasuk komoditas sayur-sayuran.
Menurutnya, kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di harapkan dapat menjadi peluang pasar baru bagi hasil produksi petani dan peternak lokal.
“Selama ini petani kita masih kewalahan dalam pemasaran, baik hasil peternakan maupun sayur-sayuran. Dengan adanya SPPG, kita berharap dapur-dapur MBG dapat menampung hasil pertanian dan peternakan masyarakat. Dengan begitu, petani memiliki peluang pasar yang lebih baik,” jelasnya.
Selain penyerahan bantuan pupuk organik, kegiatan ini juga menjadi momentum mendorong kerja sama antara kelompok tani dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama tersebut di harapkan mampu membuka akses bagi petani lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan SPPG, sehingga hasil pertanian dan peternakan masyarakat dapat terserap secara berkelanjutan.
Azhar Hamzah turut mendorong keterlibatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dalam mendukung distribusi dan pemasaran hasil pertanian. Melalui koperasi, para petani di harapkan memiliki wadah usaha yang lebih kuat, terorganisasi, dan mampu menjalin kemitraan dengan penyedia kebutuhan pangan program MBG.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BGN, Korwil, SPPG, kelompok tani, Tani Merdeka Indonesia, dan Koperasi Merah Putih dapat terus di perkuat.
“Yang kita harapkan bukan hanya bantuan pupuk, tetapi bagaimana petani kita juga mendapatkan kepastian pasar. Kita ingin hasil pertanian dan peternakan masyarakat dapat terserap dengan baik, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan petani,” tutup Azhar Hamzah.
Melalui kegiatan ini, di harapkan sinergi berbagai pihak dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. (Emi)















