Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Kenduri adat kembali menghidupkan denyut kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat Desa Sembilan, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Sabtu (27/12)
Tradisi turun-temurun ini berlangsung semarak, memperlihatkan kuatnya ikatan sosial dan komitmen warga dalam menjunjung nilai-nilai adat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Kemeriahan kenduri adat tersebut semakin lengkap dengan penampilan seni dan budaya daerah. Tari Rangguk yang di bawakan dengan penuh penghayatan berhasil memikat perhatian masyarakat, sementara atraksi pencak silat menambah semangat dan kekaguman para tamu undangan. Setiap gerakan mencerminkan nilai keberanian, kedisiplinan, serta kearifan lokal yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat setempat.
Tak kalah seru, salah seorang anggota DPRD, Damrat juga Asisten Walikota Sungai Penuh Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nasran, turut unjuk kepiawaian dalam seni bela diri pencak silat itu. 
Dengan menggunakan pedang, mereka memperagakan jurus-jurus silat yang cekatan dan penuh ketegasan, di sambut tepuk tangan meriah dari masyarakat yang memadati lokasi acara. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol kecintaan dan kepedulian terhadap pelestarian seni budaya daerah.
Keramaian yang tercipta menjadi gambaran hidupnya nilai gotong royong dan semangat kebersamaan yang terus di jaga masyarakat Desa Sembilan.
Kepala Desa Sembilan, Herman Danus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenduri adat merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga nilai-nilai adat istiadat yang telah di wariskan oleh para leluhur. Menurutnya, adat dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera.
“Melalui kenduri adat ini, kita kembali di ingatkan untuk terus menjunjung nilai-nilai adat dan mempererat kebersamaan. Inilah kekuatan kita sebagai masyarakat Desa Sembilan,” ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Kades juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara, mulai dari panitia pelaksana, tokoh adat, tokoh agama, ninik mamak, pemuda-pemudi, hingga seluruh masyarakat Desa Sembilan.
Apresiasi turut di sampaikan juga kepada pihak pemerintah kota Sungai Penuh, Camat Tanah Kampung serta unsur terkait lainnya atas dukungan dan perhatian yang di berikan. 
Kenduri adat ini di harapkan dapat terus di lestarikan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap adat, masyarakat Desa Sembilan optimistis dapat melangkah menuju kehidupan yang lebih maju, adil, dan sejahtera tanpa meninggalkan jati diri budaya lokal.
Acara kenduri adat di hadiri oleh Walikota Sungai Penuh di wakili Nasran,SE.,M.Si anggota DPRD, OPD, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat, kepala desa se kecamatan Tanah Kampung, pemuda-pemudi, seluruh lapisan masyarakat serta unsur pemerintahan setempat. (Emi)
Baca juga: Kenduri Sko: Pesta Rakyat dan Jati Diri Masyarakat Adat Kerinci















