Home / Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35 WIB

Digital Detox, Solusi Menjaga Kesehatan Mental di Era Medsos

Fadilah - Penulis

Digital Detox dan Tantangan Hidup di Era Serba Online.

Digital Detox dan Tantangan Hidup di Era Serba Online.

Koransakti.co.id – Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang memanfaatkannya untuk belajar, berkomunikasi, hingga mencari hiburan.

Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan dapat membawa dampak negatif, sehingga semakin banyak orang mulai menerapkan digital detox, yakni upaya sadar untuk mengurangi penggunaan perangkat digital demi menjaga kesehatan mental.

Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola interaksi manusia sekaligus membentuk gaya hidup baru.

Banyak individu terdorong untuk menampilkan pencapaian atau citra tertentu di dunia maya demi memperoleh pengakuan sosial.

Kondisi ini sering menimbulkan tekanan karena standar yang muncul di media sosial tidak selalu realistis, sehingga dapat memicu stres.

Baca juga :   Daun Seledri Memiliki Segudang Manfaat Untuk Kesehatan

Platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok turut memperkuat fenomena tersebut. Pengguna kerap membandingkan diri dengan orang lain secara daring, yang akhirnya dapat menurunkan rasa percaya diri.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berlebihan berkaitan dengan gangguan tidur, peningkatan stres, gejala depresi, serta masalah regulasi diri.

Digital Detox sebagai Upaya Keseimbangan

Digital detox merupakan periode ketika seseorang secara sengaja membatasi atau menghentikan penggunaan perangkat elektronik. Seperti, ponsel dan komputer untuk mengurangi stres serta meningkatkan interaksi sosial secara langsung (Hartoyo & Noralya, 2020).

Banyak orang mulai menerapkannya karena dinilai bermanfaat bagi kesehatan mental.

Baca juga :   "Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi Secara Alami Menurut Dokter: Cek Daftar Makanan & Herbalnya"

Tanda-tanda perlunya digital detox meliputi kecemasan saat jauh dari gawai, kesulitan fokus tanpa mengecek ponsel, hingga ketergantungan pada media sosial.

Hal ini menjadi sinyal penting untuk melakukan evaluasi diri.

Manfaat digital detox mencakup peningkatan kualitas tidur, penurunan stres, hubungan sosial yang lebih baik, serta meningkatnya kepuasan hidup (Coyne & Woodruff, 2023).

Langkah yang dapat dilakukan antara lain membatasi waktu penggunaan, menonaktifkan notifikasi, mengganti aktivitas dengan kegiatan positif, menggunakan teknologi secara bijak, serta melakukan refleksi diri.

Digital detox tetap menjadi langkah awal penting menuju keseimbangan hidup yang lebih sehat.-***

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Data Baru WHO: Lebih dari 1 Miliar Orang di Dunia Hidup dengan Gangguan Mental

Advetorial

HUT Kota Sungai Penuh ke 15 Dinkes Melaksanakan Pelayanan Kesehatan Gratis, Debi Zartika : Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat untuk Memeriksa Kesehatan Secara Berkala 

Kesehatan

Kecemasan Berlebihan Bisa Picu GERD Anxiety, Ini Penjelasannya

Kesehatan

Peduli Kesehatan! Warga Binaan Rutan Kelas IIb Sungai Penuh Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Internasional

Gedung Putih: Kanker Prostat Joe Biden Telah Menyebar ke Tulang, Kini Jalani Terapi Hormon

Food

5 Manfaat Baik Mengonsumsi Daging Kambing, dari Sumber Energi hingga Cegah Kanker
Waspada! Ini 16+ Kandungan Skincare yang Harus Dihindari (Paraben, SLS, Alkohol)

Gaya Hidup

Waspada! Ini 16+ Kandungan Skincare yang Harus Dihindari (Paraben, SLS, Alkohol)

Kesehatan

Lansia Sehat dan Bahagia Dimulai dari Kesehatan Paripurna