Home / Peristiwa

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:08 WIB

Duka di Perbatasan: Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Nunukan, Capt. Hendrick Lodewyck Gugur

koransakti - Penulis

Pesawat Air Tractor AT-802 milik Pelita Air Service yang merupakan armada khusus pendistribusian BBM Satu Harga ke wilayah 3T. Pesawat ini mengalami kecelakaan fatal di perbukitan Long Bawan, Kamis (19/2).

Pesawat Air Tractor AT-802 milik Pelita Air Service yang merupakan armada khusus pendistribusian BBM Satu Harga ke wilayah 3T. Pesawat ini mengalami kecelakaan fatal di perbukitan Long Bawan, Kamis (19/2).

koransakti.co.id- Tragedi memilukan terjadi di langit Kalimantan Utara pada Kamis (19/2/2026). Oleh karena itu, duka mendalam menyelimuti dunia penerbangan Indonesia setelah pesawat kargo milik Pelita Air Service (PAS) dengan nomor penerbangan PAS 7101 jatuh di perbukitan Long Bawan, Kabupaten Nunukan.

Insiden ini merenggut nyawa satu-satunya awak di pesawat, yakni pilot senior Capt. Hendrick Lodewyck Adam, yang sedang menjalankan misi mulia mengantar energi ke wilayah perbatasan.

Pesawat jenis Air Tractor AT-802 tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas dalam kondisi cuaca yang sebenarnya di laporkan cerah dengan jarak pandang 9 kilometer. Oleh sebab itu, penyebab jatuhnya pesawat masih menjadi tanda tanya besar dan menunggu penyelidikan lebih lanjut dari KNKT.

Selain itu, saksi mata di area bandara melaporkan melihat pesawat menukik miring ke balik gunung hanya sepuluh menit setelah take-off. Sebagai tambahan, tabel di bawah ini merinci kronologi singkat detik-detik hilangnya kontak hingga di temukannya titik jatuh pesawat.

Oleh karena itu, tim evakuasi dari TNI dan Basarnas bergerak cepat menuju lokasi yang berada di balik pegunungan Krayan Timur. Dengan demikian, jenazah pilot berhasil di temukan di antara puing-puing pesawat yang saat itu di laporkan masih dalam kondisi terbakar.

Baca juga :   Hari Kedua Open Turnamen Pencak Silat Piala Danrem 042/Gapu: Atmosfer Semakin Memanas, Semangat Juang Kian Membara

Sebagai informasi, pihak manajemen Pelita Air menegaskan bahwa penerbangan ini murni layanan kargo pengangkut BBM tanpa membawa penumpang satu pun. Akhirnya, Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan gugur sebagai pahlawan energi yang memastikan kedaulatan BBM Satu Harga tetap berjalan di beranda terdepan Indonesia.


Kronologi Jatuhnya Pelita Air PAS 7101 (Kamis, 19 Februari 2026)

Berikutnya, mari kita simak catatan waktu kejadian berdasarkan data dari AirNav Indonesia dan SAR Tarakan:

Waktu (WITA)Aktivitas / Peristiwa
12.10Pesawat lepas landas dari Bandara Long Bawan menuju Tarakan.
12.20Pesawat Susi Air (PK-BVN) menangkap sinyal darurat (ELT) otomatis.
12.25Saksi mata melihat pesawat turun dalam keadaan miring di balik bukit.
12.30Titik koordinat ELT terkonfirmasi di N 03 53 53 E 115 52 43.
13.15Waktu estimasi tiba di Tarakan, namun pesawat tak kunjung menghubungi menara.
15.16Dirjen Perhubungan Udara mengonfirmasi pilot ditemukan meninggal dunia.
Baca juga :   Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Sabah Malaysia: Getaran Terasa hingga Wilayah Kalimantan

Fakta Mengenai Pesawat dan Misi Penerbangan

Selanjutnya, terdapat beberapa poin penting terkait armada dan profil penerbangan yang perlu Anda ketahui:

  1. Armada Khusus: Pesawat yang jatuh adalah jenis Air Tractor AT-802, yang didesain khusus untuk mengangkut muatan cair, termasuk BBM ke daerah terpencil.

  2. Misi Kargo: Penerbangan ini merupakan rute balik (Tarakan-Long Bawan-Tarakan). Saat jatuh, pesawat dalam kondisi kosong setelah menyelesaikan penurunan logistik BBM.

  3. Sinyal ELT: Sinyal darurat aktif secara otomatis akibat benturan keras, yang pertama kali dideteksi oleh pilot pesawat lain yang sedang mengudara.

  4. Kondisi Lokasi: Medan jatuhnya pesawat merupakan perbukitan hutan lebat sekitar 5 KM dari ujung landasan pacu Bandara Yuvai Semaring.

  5. Status Pilot: Capt. Hendrick Lodewyck Adam adalah pilot tunggal dan satu-satunya personil di dalam pesawat tersebut.

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin

Internasional

Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin

Hukum

Albertinus Peras Kadis Pakai Modus Laporan Masyarakat Palsu

Hukum

Kisah Pilu Nur Amira: Ditolak Indonesia dan Malaysia, Kini Tak Punya Kewarganegaraan dan Terancam Dideportasi

Hukum

Kejari Sungai Penuh Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mini, Tersangka Lain Menyusul

Jakarta

Presidium PNI Dukung upaya Pemerintah Ciptakan Situasi yang Kondusif, dan Terkendali

Kerinci

Jalan di Pulau Pandan Kerinci Kembali Dibuka, Bupati Imbau Warga Tidak Anarkis

Jakarta

Presiden RI Prabowo Sampaikan Belasungkawa, Perintahkan Usut Tuntas Insiden Demonstrasi

Hukum

Sebagian Barang Jarahan Kembali, Ahmad Sahroni Janji Tak Polisikan Pelaku