Home / Peristiwa

Minggu, 27 Juli 2025 - 09:32 WIB

Kebakaran di Semarang Timur Tewaskan Ibu Hamil dan 4 Anggota Keluarga

koransakti - Penulis

Kebakaran di Jalan Pesangrehan Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto Sumber: JPPN.com

Kebakaran di Jalan Pesangrehan Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto Sumber: JPPN.com

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, pada Jumat dini hari, 25 Juli 2025. Peristiwa tragis tersebut menelan lima korban jiwa, termasuk seorang ibu hamil dan dua anak-anak.

Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.20 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap dua unit rumah. Kelima korban yang seluruhnya masih satu keluarga itu diduga terjebak karena hanya ada satu pintu keluar dari dalam rumah.

Korban tewas antara lain Aminah (65), Amalia (33) yang sedang hamil, Saidah (55), serta dua anak bernama Muhamad Aditya (14) dan Kimora Azzalea Rachmadi (4). Mereka ditemukan dalam kondisi mengenaskan, salah satunya bahkan ditemukan di ruang tamu, diduga sempat berusaha menyelamatkan diri namun gagal karena jalan keluar telah dilalap api.

Baca juga :   DPR Soroti Ledakan Gudang Amunisi di Garut, Panggil Panglima TNI dan KSAD

Kepolisian menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang menyambar sepeda motor di ruang tamu. Percikan api dari kabel listrik yang melekat pada kabel optik memicu ledakan dan memperparah situasi. Sumber ledakan berasal dari bensin di tangki motor yang terbakar hebat, membuat penghuni rumah tak sempat menyelamatkan diri.

Salah satu saksi mata, Ramadhan Anggoro (24), mengaku melihat asap tebal dari rumah korban. Ia bersama seorang temannya langsung berteriak meminta pertolongan warga dan menghubungi pemadam kebakaran. Total delapan unit mobil damkar dikerahkan dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 03.15 WIB. Sayangnya, saat itu kelima korban telah meninggal dunia.

Baca juga :   Truk Muatan Inti Sawit Terguling di Jalan Husni Thamrin Sungai Penuh

Faktor lainnya yang menyulitkan evakuasi adalah akses keluar rumah yang hanya satu pintu, yang menjadi titik awal api berkobar. Warga sempat mencoba memadamkan api secara manual sambil menunggu damkar tiba, namun api terlalu cepat membesar.

Saat ini, jenazah kelima korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang masih terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Berita ini 66 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Karier

Letjen Yudi Abrimantyo Mundur dari Kabais TNI, Imbas Kasus Air Keras Aktivis

Hukum

Sebagian Barang Jarahan Kembali, Ahmad Sahroni Janji Tak Polisikan Pelaku

Pemerintahan

Nenek Wakiyah (90) Jalani Hidup Memprihatinkan, Ketua TP. PKK Sungai Penuh Turun Langsung Salurkan Bantuan

Daerah

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur dan Kapolda Jambi Padamkan Karhutla di Tanjab Timur
Penemuan Jasad Siswa SMPN 26 Bandung di Eks Kampung Gajah: Polisi Tangkap 2 Pelaku

Kriminal

Penemuan Jasad Siswa SMPN 26 Bandung di Eks Kampung Gajah: Polisi Tangkap 2 Pelaku

Bandung

Jejak Kekejaman Taufik Hidayat: Sekap Pacar Bertahun-tahun dan Paksa Tato Wajah di Tubuh Korban

Daerah

Pesta Demokrasi Ternoda: APK Merdeka Kembali Jadi Korban

Peristiwa

Gerak Cepat, Wako Alfin Tinjau Kebakaran di SMPN 2 Sungai PenuhÂ