Home / Bandung / Peristiwa

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:12 WIB

Jejak Kekejaman Taufik Hidayat: Sekap Pacar Bertahun-tahun dan Paksa Tato Wajah di Tubuh Korban

koransakti - Penulis

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat bekerjasama dengan Tim Gabungan Reserse Polda Jawa Barat berhasil mengamankan tersangka pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita di Kota Bandung.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat bekerjasama dengan Tim Gabungan Reserse Polda Jawa Barat berhasil mengamankan tersangka pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita di Kota Bandung.

koransakti.co.id, Bandung- Kasus penyekapan tragis yang menimpa seorang wanita bernama Yuvita Tri Rezeki di Bandung kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Selama kurang lebih dua hingga tiga tahun, korban harus bertahan hidup dalam kondisi terisolasi di sebuah kamar kos.

Pelaku yang merupakan kekasih korban, Taufik Hidayat, tidak hanya melakukan penganiayaan berat yang mengakibatkan cacat permanen, tetapi juga memaksa korban mengukir identitas dirinya melalui tato di sekujur tubuh korban.

Kronologi Penangkapan Taufik Hidayat di Ciparay

Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengakhiri pelarian Taufik Hidayat pada Selasa (23/6/2026). Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui jejak aktivitas transaksi daring yang di lakukannya pada pagi hari.

Berdasarkan petunjuk digital tersebut, petugas langsung menyisir area yang teridentifikasi dan meringkus tersangka di Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung. Setelah penangkapan, polisi membawa Taufik ke Polsek Majalaya untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum akhirnya di pindahkan ke Markas Polda Jawa Barat. Pihak berwajib juga melakukan prosedur standar, termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes urine narkoba terhadap tersangka.

Paksaan Tato Identitas sebagai Bentuk Intimidasi

Selain menyiksa secara fisik, Taufik juga meninggalkan jejak trauma mendalam pada kulit korban. Pelaku memaksa Yuvita merajah tubuhnya dengan gambar dan tulisan yang merujuk pada identitas pelaku.

Baca juga :   Wako Alfin Jadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Ke-126 

Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, terdapat tato berbentuk wajah Taufik di tubuh korban. Selain itu, pelaku juga memaksa korban membuat tato bertuliskan “Luvita love Taufik” di bagian bahu serta tulisan serupa dengan ukuran yang lebih besar di area lengan.

Melanie, kakak ipar korban, menceritakan bahwa Yuvita sempat mengirimkan pesan melalui WhatsApp pada November 2025. Dalam pesan tersebut, korban mengaku ragu untuk pulang karena kondisinya sudah berubah drastis akibat tato-tato paksaan tersebut.

Meskipun pihak keluarga menyatakan siap menerima Yuvita apa adanya dan sempat merencanakan penjemputan di daerah Rancaekek, korban tak kunjung kembali hingga akhirnya di temukan dalam kondisi memprihatinkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kondisi Fisik Korban Sangat Memprihatinkan

Penyiksaan yang berlangsung selama bertahun-tahun ini meninggalkan luka fisik yang sangat berat pada tubuh Yuvita. Saat berhasil di evakuasi, korban mengalami serangkaian cedera fatal akibat tindakan kejam pelaku, di antaranya:

  • Infeksi Kepala & Kerusakan Mata: Bagian kepala korban mengalami infeksi serius yang memerlukan penanganan medis intensif, sementara fungsi penglihatannya terganggu akibat kerusakan mata.

  • Mutilasi Wajah: Pelaku tega menggunting bagian bibir atas korban hingga menyebabkan cacat permanen, serta memukul korban hingga sejumlah giginya tanggal dan bentuk hidungnya berubah.

  • Luka Sayat dan Sundutan: Tim medis menemukan bekas luka sayatan senjata tajam serta luka bakar akibat sundutan rokok di hampir seluruh bagian tubuh korban.

  • Cedera Lutut: Korban juga menderita luka serius di bagian lutut yang di duga kuat akibat sabetan senjata tajam.

Baca juga :   Gudang Timah Ilegal Milik Sin-sin  Digerebek Satgas Halilintar

Pelaku Mengaku Menyesal dan Terpengaruh Alkohol

Di hadapan penyidik, Taufik Hidayat telah mengakui semua tindakan keji yang ia lakukan terhadap kekasihnya tersebut. Tersangka berdalih bahwa ia kerap menenggak minuman keras sebelum menganiaya korban.

Taufik menyatakan penyesalannya dan mengklaim bahwa seluruh aksi kekerasan tersebut ia lakukan di bawah pengaruh konsumsi alkohol. Saat ini, kepolisian terus mendalami kasus ini untuk memastikan tersangka mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatan indisiplinernya.(*)

Baca juga: Penemuan Jasad Siswa SMPN 26 Bandung di Eks Kampung Gajah: Polisi Tangkap 2 Pelaku

Satresnarkoba Kerinci Bongkar Jaringan Sabu Sumbar–Jambi, Seorang PNS Ikut Diamankan

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

Kompetisi Liga 1 Indonesia, Persib Siap Ukir Sejarah

Bandung

Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Sekda Jabar Lapor ke BGN

Peristiwa

Dugaan Korupsi Dana Hibah Kesra dan Kesbangpol

Peristiwa

Prabowo di May Day 2026: Kebijakan Anti PHK Hingga Kesejahteraan Driver Online

Jambi

Hari Kedua Open Turnamen Pencak Silat Piala Danrem 042/Gapu: Atmosfer Semakin Memanas, Semangat Juang Kian Membara

Bandung

Kebakaran Hebat di Bandung, 8 Kios di Jalan Soekarno-Hatta Hangus Dilalap Api
ksplorasi Seru! 10 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits: Dari Nuansa Klasik hingga City Light Memukau

Bandung

Eksplorasi Seru! 10 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits: Dari Nuansa Klasik hingga City Light Memukau

Daerah

Penetapan Tersangka dr Ratna Disorot Organisasi Profesi