Home / Hukum

Senin, 6 Juli 2026 - 14:01 WIB

Terancam 36 Tahun Penjara, Polda Jabar Jerat Penyandera Sadis Taufik Hidayat dengan UU TPKS

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Bandung- Penyidik Polda Jawa Barat bergerak cepat memperberat jeratan hukum bagi Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan sadis dan penyekapan yang sempat viral.

Setelah melakukan gelar perkara mendalam, polisi resmi menambah pasal berlapis, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang membuat ancaman hukumannya melonjak drastis hingga 36 tahun penjara.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa keputusan ini lahir setelah penyidik melibatkan unsur pengawasan internal seperti Itwasda, Propam, Wassidik, dan Bidkum pada Jumat (3/7/2026).

“Saat ini TH telah di jerat dengan tiga pasal berlapis,” ujar Hendra saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (6/7/2026).

Sebelumnya, polisi hanya menerapkan Pasal 451 tentang penyanderaan (ancaman maksimal 12 tahun) serta Pasal 469 ayat 1 mengenai penganiayaan berat berencana. Namun, berdasarkan keterangan saksi ahli, pengakuan korban, dan hasil visum yang kuat, penyidik akhirnya menyisipkan Pasal 6 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS ke dalam berkas perkara.

Baca juga :   DPR Jawab Tuntutan Rakyat, Umumkan 6 Poin Keputusan Termasuk Hentikan Tunjangan Perumahan

Faktor Pemberat: Residivis dan Tindakan Sadis

Langkah tegas ini di ambil bukan tanpa alasan. Hendra menilai bahwa tindakan Taufik tergolong sangat keji karena menyekap dan menyiksa korban dalam kurun waktu yang lama.

Baca juga :   Profil Rudi Margono: Rekam Jejak Mantan Jaksa KPK yang Kini Pimpin Tim Khusus Kasus Febrie Adriansyah

Selain itu, rekam jejak tersangka sebagai residivis yang pernah mendekam di penjara selama 1 tahun 8 bulan akan menjadi poin utama yang memberatkan posisinya di persidangan.

Meskipun angka 36 tahun penjara merupakan hasil simulasi akumulatif dari konstruksi hukum penyidik, polisi berkomitmen penuh untuk mengawal kasus ini. Kepolisian akan memperjuangkan seluruh pasal tersebut di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar hakim menjatuhkan vonis seberat-beratnya bagi tersangka. (red)

Baca juga: Jejak Kekejaman Taufik Hidayat: Sekap Pacar Bertahun-tahun dan Paksa Tato Wajah di Tubuh Korban

Komitmen Polri Tindak Tegas Aksi Premanisme

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bisnis

Pemkot Jambi Tolak Addendum JCC, Tagih Tunggakan Rp 12,5 Miliar ke PT Bliss

Hukum

Warga Sipil Gugat Wapres Gibran ke PN Jakpus, Persoalkan Syarat Pendaftaran Cawapres

Daerah

BPKAD Tulang Bawang di Bawah Komando Dr. Rustam Effendi Disorot DPP KAMPUD Terkait Dugaan Korupsi
Sindikat Narkoba 'The Doctor' Terbongkar, Pemprov DKI Cabut Permanen Izin White Rabbit PIK

Hukum

Sindikat Narkoba ‘The Doctor’ Terbongkar, Pemprov DKI Cabut Permanen Izin White Rabbit PIK

Hukum

Presiden Prabowo Beri Amnesti kepada Sekjen PDI- P, Hasto Kristiyanto 

Hukum

Skandal Proyek di RSUD MH Thalib Sungai Penuh: Diduga Pakai Solar Subsidi dan Pengawas Coba Rampas HP Wartawan

Hukum

Tangis dan Amarah Istri Warnai Sidang Pembunuhan Wartawan Adityawarman

Hukum

Trump Kerahkan Pasukan Garda Nasional ke Portland, Abaikan Putusan Pengadilan