Home / Jambi / Kerinci

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:50 WIB

Jejak Peradaban Kuno di Kerinci, Lembah Megalit Sumatra dengan Puluhan Situs Bersejarah

koransakti - Penulis

Jejak Peradaban Kuno di Kerinci, Lembah Megalit Sumatra dengan Puluhan Situs Bersejarah

Koransakti.co.id, Kerinci- Kabupaten Kerinci tidak hanya memikat wisatawan dengan panorama alam, hamparan perkebunan, dan kemegahan Gunung Kerinci.

Kawasan dataran tinggi di Provinsi Jambi ini juga menyimpan kekayaan sejarah yang luar biasa melalui berbagai situs megalitikum peninggalan masyarakat masa lampau.

Puluhan peninggalan batu kuno tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci. Temuan tersebut meliputi batu silindrik, menhir, punden berundak, batu lumpang hingga Batu Sorban. Keberadaan benda-benda tersebut memperlihatkan bahwa kawasan Kerinci telah menjadi salah satu ruang kehidupan manusia sejak masa prasejarah.

Salah satu peninggalan megalitik yang menarik perhatian adalah batu silindrik. Batu ini memiliki bentuk bulat memanjang dan sebagian besar di temukan dalam posisi rebah di sejumlah lokasi.

Beberapa batu silindrik di Kerinci juga menampilkan pahatan dan relief. Para pembuatnya mengukir berbagai bentuk, mulai dari figur manusia, hewan hingga motif geometris.

Relief yang terdapat pada batu-batu tersebut antara lain menggambarkan gajah, kerbau dan manusia. Salah satu figur bahkan menampilkan sosok manusia dengan hiasan kepala yang menyerupai mahkota.

Bagi peneliti dan pemerhati sejarah, keberadaan peninggalan megalitik tersebut memiliki nilai penting untuk mengungkap kehidupan masyarakat masa lampau. Batu-batu kuno itu dapat memberikan gambaran tentang kebudayaan, kepercayaan, aktivitas sosial hingga tradisi masyarakat yang pernah hidup di kawasan dataran tinggi Kerinci.

Selain batu silindrik, Kerinci juga menyimpan berbagai menhir dan struktur punden berundak. Masyarakat masa lalu di duga menggunakan sejumlah struktur batu tersebut dalam kegiatan ritual maupun penghormatan terhadap leluhur.

Beberapa situs megalitik bahkan berada di kawasan perbukitan dengan posisi yang memiliki hubungan dengan bentang alam di sekitarnya, termasuk keberadaan Gunung Kerinci yang menjulang sebagai gunung tertinggi di Sumatra.

Baca juga :   Bakti Sosial, Berbagi Takjil/Kuliner Bersama Datuk Setia Haji Mohd Isa

Situs Megalitikum Tersebar di Berbagai Wilayah Kerinci

Salah satu wilayah yang di kenal memiliki peninggalan megalitik berada di Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman. Di kawasan ini masyarakat dan peneliti menemukan sejumlah batu kuno, termasuk Batu Patah serta batu-batu yang memiliki pahatan dan relief.

Jejak kebudayaan megalitik juga di temukan di wilayah Jujun, Pulau Tengah dan Benik. Sejumlah kawasan tersebut menyimpan batu silindrik yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian penting dalam kajian peradaban masa lampau di Kerinci.

Penemuan peninggalan megalitik juga terus menambah daftar kekayaan sejarah daerah. Baru-baru ini, masyarakat menemukan batu menhir di Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci.

Sementara itu, kawasan Sungai Liuk memiliki peninggalan yang di kenal sebagai Batu Sorban. Batu berukuran besar berbentuk persegi panjang tersebut dikaitkan dengan aktivitas ritual masyarakat pada masa lampau, termasuk kemungkinan sebagai tempat meletakkan sesaji.

Di Hiang Tinggi, masyarakat masih dapat menemukan jejak kebudayaan megalitik berupa punden berundak dan menhir. Keberadaan berbagai peninggalan di sejumlah lokasi menunjukkan bahwa Kerinci memiliki kekayaan situs yang beragam.

Sebaran situs dan bentuk peninggalan yang berbeda-beda menjadikan Kerinci sebagai salah satu kawasan penting untuk penelitian dan kajian kebudayaan megalitik di Pulau Sumatra.

Situs Megalitikum Kerinci Berpotensi Menjadi Wisata Edukasi

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Jamal Penta Putra, mengatakan situs-situs megalitikum merupakan bagian penting dari kekayaan sejarah dan kebudayaan Kabupaten Kerinci.

“Kerinci memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Situs-situs megalitikum ini menjadi bukti bahwa sejak zaman dahulu kawasan Kerinci sudah menjadi bagian penting dari perjalanan peradaban manusia di Sumatra,” ujar Jamal.

Menurutnya, peninggalan seperti batu silindrik, menhir dan punden berundak tidak hanya memiliki nilai sejarah dan arkeologi. Pemerintah juga dapat mengembangkan situs-situs tersebut sebagai bagian dari potensi wisata budaya dan wisata edukasi di Kabupaten Kerinci.

“Kita tentu ingin peninggalan ini tidak hanya menjadi benda yang di lihat, tetapi masyarakat dan generasi muda juga memahami nilai sejarah yang ada di baliknya. Karena itu, pelestarian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata,” katanya.

Baca juga :   Menjaga kesehatan dan Kebugaran Fisik, Danramil 02/Gn Raya dan Babinsa Melaksanakan Olah Raga Bersama

Jamal menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan terus mendorong upaya pelestarian berbagai situs bersejarah tersebut. Pemerintah akan melakukan pendataan, perawatan, promosi serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya.

“Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga bersama. Kerinci memiliki identitas sejarah yang kuat dan kekayaan megalitik ini harus menjadi kebanggaan sekaligus warisan untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, batu-batu kuno yang tersebar di lembah, perkampungan dan perbukitan Kerinci tetap berdiri sebagai saksi perjalanan panjang manusia.

Kerinci bukan hanya sebuah daerah yang di kelilingi pegunungan dan di kenal dengan keindahan alamnya. Di balik lembah dan dataran tingginya, Kerinci menyimpan jejak peradaban yang telah bertahan selama masa yang panjang.

Setiap batu, pahatan dan struktur megalitik seakan membawa pesan dari masa lampau. Jejak-jejak itulah yang menjadikan Kerinci sebagai salah satu wilayah di Sumatra yang memiliki kekayaan sejarah, budaya dan peradaban yang patut terus di jaga serta di perkenalkan kepada generasi mendatang. (*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Adirozal Pimpin Peringatan Sumpah Pemuda ke-94

Dinamika

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria Tausiyah di Masjid Raya Pasar Jujun

Kerinci

Koramil 417-02/Gunung Raya Berikan Tali Asih Kepada Warga Di Wilayah Binaan

Jambi

Wawako Azhar Hamzah Buka Latsar CPNS Pemkot Sungai Penuh Tahun 2026

Daerah

Fadli Sudria, Mengenal Lebih Dekat Potensi Wisata BumDes Pantai Pasir Panjang

Jambi

Wawako Azhar Hamzah Sambut Kepulangan 128 Jamaah Haji Asal Sungai Penuh, Doakan Jadi Haji Mabrur

Advetorial

Wabup Murison Dorong Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih 

Jambi

Wawako Azhar Hamzah Sambut Jamaah Calon Haji Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi