Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:45 WIB

“Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang*

koransakti - Penulis

“Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang*

Koransakti.co.id, Pandeglang – Kepolisian bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti dan gotong royong membersihkan puing-puing sisa pascaledakan yang terjadi di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang pada Jumat (28/08/2026).

Kegiatan yang di laksanakan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Panimbang Polres Pandeglang, personel Satuan Polairud Polres Pandeglang serta warga Kampung Cisarua.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga yang terdampak musibah.

“Polri hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kepedulian dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Maruli.

Maruli menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara terdapat sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan. Salah satunya merupakan rumah milik almarhum MA (54), seorang nelayan yang mengalami kerusakan berat. Korban di ketahui meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Baca juga :   Diduga Kebal Hukum, Praktik Judi Fo di Bangka Barat Jalan Terus

Sementara itu, rumah milik Mufid (41), Saprudin (46), dan Nendi (45), masing-masing mengalami kerusakan sedang. Kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.

“Untuk kerugian materiil masih di lakukan pendataan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi lingkungan aman serta membantu warga membersihkan puing-puing dan memulihkan kondisi pascakejadian,” jelasnya.

Selain melaksanakan kerja bakti, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyimpan bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga :   Puluhan Ribu Orang Akan Hadiri Memorial Charlie Kirk dengan Pengamanan Super Ketat

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, apabila masih menyimpan bahan-bahan yang dapat memicu ledakan agar segera di serahkan kepada aparat kepolisian. Jangan di simpan atau di gunakan secara sembarangan karena dapat membahayakan keselamatan dan lingkungan sekitar,” tegas Maruli.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan. Apabila menemukan bahan yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan ledakan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat di tangani sesuai prosedur,” tambahnya.

Selama kegiatan kerja bakti berlangsung, situasi di lokasi berjalan aman, lancar dan kondusif. Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan masyarakat serta pihak terkait dalam rangka penanganan dan pemulihan pasca kejadian. (Bidhumas).


 

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Walikota Sungai Penuh Serahkan Bantuan Banjir Di 4 Desa Kec.Hamparan Rawang

Sungai Penuh

BLT Dana Desa Pelayang Raya Mei–Juni 2026 Disalurkan, Kades Supriadi Pastikan Tepat Sasaran

Advetorial

Hadiri Halal Bihalal HKK Tanjung Jabung Timur, Bupati Kerinci Adirozal disambut Antusias Warga

Daerah

TMMD ke-124 di Nganjuk akan Dilaksanakan Serentak di Seluruh Indonesia 

Kerinci

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Renungan Suci di TMP Semumu

Daerah

King of Sultan Paser 18 Perkuat Jaringan Usaha Antar Daerah

Advetorial

Dandim Cup 2025: Puluhan Tim Sepak Bola Turut Ramaikan HUT ke-80 RI

Advetorial

Wako Ahmadi Buka Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak