Home / Daerah / Dinamika

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:45 WIB

Forum BBM : Stop Penyelundupan, Kawal PT Timah 

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Pangkalpinang – Forum Bangka Belitung Menggugat (BBM) kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap dinamika pertimahan di Bangka Belitung. Pada Rabu malam (1/10/2025), forum ini menggelar rapat organisasi di Warkop Ba’an, Pangkalpinang, membahas isu-isu hangat seputar keberadaan Tim Satgas Pertimahan, penambangan di kawasan hutan, perkebunan sawit dalam kawasan, hingga peran Forum BBM dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Babel. Kamis (2/10/2025).

Rapat yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 22.00 WIB ini dibuka langsung oleh Ketua Forum BBM, Hangga Oftafandany, dan dipandu oleh Purnomo sebagai moderator. Hadir dalam rapat tersebut sejumlah tokoh penting organisasi, antara lain Dewan Penasehat M. Tanwin, Dewan Pembina Ahmad Syah Mirzan, Sekretaris BBM Rikky Fermana, Wakil Bendahara Tomi Permana, serta para wakil ketua bidang: Surya Teja (Advokasi, Hukum & Perlindungan Masyarakat), Andi Purnomo (Perkebunan & Community Development), Ratno Budi (Pelestarian Lingkungan Hidup), dan M. Zen Adebi (Publik & Media Sosial). Juga hadir Novran dan Rofi Sarbini selaku Wakil Sekretaris, serta anggota Forum BBM lainnya.

Baca juga :   Gubernur Lantik Ketua IWO Jambi Jadi Komisioner Komisi Informasi

Diskusi hangat yang mengalir menghasilkan enam poin rekomendasi strategis terkait tata kelola pertimahan Babel.

Pertama, Forum BBM mendukung penuh langkah pemerintah menutup akses penyelundupan timah, sekaligus menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan timah Babel harus tetap berada di bawah kendali negara melalui PT Timah.

Kedua, forum mendesak PT Timah mengambil tindakan hukum tegas terhadap para pelaku penjarahan IUP serta melakukan penyitaan bijih timah hasil kejahatan tersebut.

Ketiga, PT Timah diminta tidak melakukan negosiasi harga beli timah dari penyelundup maupun penjarah IUP, karena hal itu hanya memperkuat praktik ilegal.

Keempat, Forum BBM menekankan pentingnya negara, melalui PT Timah, untuk tidak kalah menghadapi perlawanan mafia tambang timah yang selama ini merugikan masyarakat dan negara.

Baca juga :   Kapolresta Bandara Soetta Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M

Kelima, forum bersama rakyat menolak keras pasokan bijih timah dari Babel ke perusahaan hilirisasi di Batam, yang dinilai hanya menjadikan Babel sebagai wilayah eksploitasi tambang tanpa memberikan nilai tambah bagi daerah.

Keenam, Forum BBM mendorong PT Timah untuk lebih transparan dalam pengelolaan program Corporate Social Responsibility (CSR), agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Bangka Belitung.

Dalam pernyataannya, Ketua Forum BBM Hangga Oftafandany menegaskan bahwa rekomendasi ini akan segera disampaikan kepada pemerintah maupun stakeholder terkait.

“Kami ingin memastikan perjuangan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat Babel, bukan untuk segelintir pihak. Forum BBM hadir sebagai kontrol sosial sekaligus wadah perjuangan rakyat,” tegasnya.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama bahwa Forum BBM akan terus mengawal isu pertimahan secara kritis, independen, dan berpihak pada kepentingan rakyat serta bangsa Indonesia. (M.Zen/KBO Babel)

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jambi

Azhar Hamzah Hadiri Launching Buku Peta Data Pilkada 2024 Provinsi Jambi

Dinamika

Tradisi Tahunan Dandim 0417/Kerinci Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Prajurit dan PNS.

Bandung

Viral Pungli Parkir Rp30 Ribu di Balonggede Bandung, Pelaku Ditangkap Polisi

Advetorial

Lek Negroi Swarnabhumi, Membangkit Batang Terandam Selamatkan Negeri 

Advetorial

Bupati Kerinci Adirozal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kerinci

Dinamika

Jelang Ramadan, Pemerintah Jaga Pasokan dan Harga Ayam 

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Gelar Jumpa Pers Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi Informasi Publik

Advetorial

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Ikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih