Home / Daerah / Politik

Senin, 16 Juni 2025 - 16:52 WIB

Deklarasi MERDEKA Guncang Kota Pangkalpinang: Rakyat Bergerak Tanpa Partai

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Pangkalpinang-
Sebuah gelombang antusiasme rakyat kembali menggema di jantung Kota Pangkalpinang. Minggu (15/6/2025), Paslon Independen MERDEKA resmi dideklarasikan sebagai peserta Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025. Deklarasi berlangsung di Tugu Kerito Surong dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.

Ketua Tim Relawan MERDEKA, Sarpin, menyampaikan undangan terbuka kepada seluruh masyarakat Pangkalpinang untuk hadir dan merayakan momen ini.

“Kami bukan siapa-siapa, tapi bersama rakyat, kami jadi kekuatan. MERDEKA hadir bukan karena mahar politik, tapi karena suara yang ingin didengar,” ujar Sarpin saat ditemui jejaring media KBO Babel di Posko Relawan Merdeka.

Tak seperti deklarasi pada umumnya yang penuh simbol elite, deklarasi MERDEKA terasa lebih organik. Panggung sederhana namun tertata apik, stan makan-minum gratis, door prize menarik, dan foto booth untuk masyarakat menjadi magnet tersendiri yang membedakan acara ini dari gaya politik lama yang kaku dan penuh formalitas.

Baca juga :   Tekan Laju Inflasi, TPID Kerinci Siapkan Langkah Konkret Libatkan Lintas Sektor

Yang paling mencolok, sepanjang jalan utama Kota Pangkalpinang berubah menjadi lautan bendera putih bertuliskan MERDEKA. Sebuah visual yang menyampaikan pesan kuat: bahwa rakyat bisa bersuara, bahkan tanpa bendera partai.

Pantauan di lapangan, ribuan relawan dan simpatisan dari berbagai kalangan hadir. Dari anak muda, ibu rumah tangga, hingga para pedagang kaki lima, semua bergabung dalam satu semangat yang sama: politik yang lebih bersih, lebih dekat, dan bebas dari kepentingan elite.

“Deklarasi ini bukan hanya seremoni, tapi pernyataan sikap. Kami ingin Pangkalpinang dipimpin oleh mereka yang lahir dari rahim rakyat, bukan dari ruang lobi partai,” ujar seorang relawan yang ikut memasang bendera sejak subuh.

Sarpin menegaskan bahwa gerakan MERDEKA bukan gerakan antipolitik, melainkan gerakan pemulihan makna politik yang sejati, yakni sebagai jalan perjuangan rakyat, bukan alat transaksi kekuasaan.

“Kami hadir tanpa beban, tanpa kontrak, tanpa sandera. Kami hanya membawa satu hal: harapan,” tutup Sarpin.

Dengan deklarasi ini, Paslon MERDEKA menandai babak baru dalam kontestasi politik lokal: bahwa kemenangan tak selalu ditentukan oleh logistik, tapi oleh legitimasi nurani rakyat. (KBO Babel)

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukum

Warga Sipil Gugat Wapres Gibran ke PN Jakpus, Persoalkan Syarat Pendaftaran Cawapres

Sungai Penuh

DPRD bersama Pers Gelar Hearing Terkait Isu Penghapusan Anggaran Publikasi Media

Jambi

Penguatan Peran Ulama di Era Digital, Wakapolda Hadiri Pengukuhan MUI Jambi

Sungai Penuh

Tim AZFER Kecamatan Tanah Kampung Resmi di Kukuhkan

Jambi

Pererat Silaturahmi dan Sinegitas dengan Forkopimda Danrem 042/Gapu Berkunjung ke Kantor Kejati Provinsi Jambi
Endang Hadrian Menangani Sengketa Pertanahan Kompleks Dengan Objek Ratusan Sertifikat di PTUN Semarang

Daerah

Endang Hadrian Menangani Sengketa Pertanahan Kompleks Dengan Objek Ratusan Sertifikat di PTUN Semarang

Bencana

Thorcon Power Salurkan Bantuan Korban Banjir Lubuk Besar

Hukum

Sebagian Barang Jarahan Kembali, Ahmad Sahroni Janji Tak Polisikan Pelaku