Home / Ekonomi / Nasional

Sabtu, 1 November 2025 - 11:47 WIB

IHSG Sepekan (27-31 Okt) Melemah 1,3% ke 8.163, Asing Masih Borong Rp 5,53 Triliun

koransakti - Penulis

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)(Sumber: Ilustrasi/Bareksa)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)(Sumber: Ilustrasi/Bareksa)

koransakti.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan terakhir Oktober 2025 (27-31 Oktober) di zona merah. Indeks terkoreksi 1,3% dan ditutup di level 8.163,87, turun dari posisi 8.271,72 pada pekan sebelumnya.

Pelemahan ini merupakan fase konsolidasi setelah pekan sebelumnya IHSG sempat melonjak 4,5%. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tergerus 2,48% menjadi Rp14.857 triliun.

Penyebab Koreksi IHSG Pekan Ini

Analis menilai koreksi ini wajar terjadi. Tekanan datang dari padatnya jadwal rilis laporan keuangan kuartal III/2025, di mana beberapa emiten mencatatkan hasil di bawah ekspektasi.

Selain itu, sentimen negatif datang dari kekhawatiran pasar terhadap rencana MSCI yang akan meninjau ulang metodologi free float saham, yang berpotensi memengaruhi bobot saham-saham besar.

Sisi Positif: Asing Masih Net Buy Rp 5,53 Triliun

Meskipun indeks melemah, aktivitas investor asing justru mencatatkan arus masuk yang kuat. Data BEI mencatat investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 5,53 triliun sepanjang pekan, naik dari Rp 4,23 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga :   IHSG Merosot, Dirut BEI Iman Rachman: "Wajar, Manajer Investasinya di Sini Semua"

Aktivitas transaksi harian juga meningkat:

  • Rata-rata nilai transaksi naik 1,55% menjadi Rp 22,63 triliun.
  • Rata-rata volume transaksi naik 3,72% menjadi 31,61 miliar saham.

Top Losers Sepekan (27-31 Oktober 2025)

Beberapa saham mengalami koreksi tajam dan menjadi pemberat indeks pekan ini:

  • PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) anjlok 35,88% ke Rp 218.
  • PT Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR) turun 28,26% ke Rp 330.
  • PT Star Pacific Tbk. (LPLI) terkoreksi 28%.
  • PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) melemah 22,6% ke Rp 805.
Baca juga :   BREAKING: IHSG Tiba-tiba Ambruk 1,3% di Sesi II, Saham Prajogo Pangestu Jadi Pemberat Utama

Analisis Teknikal: Peluang “November Ceria”

Secara teknikal, analis melihat koreksi ini sebagai fase pendinginan yang sehat. IHSG masih berhasil bertahan di atas level psikologis 8.100.

Selama indeks tidak turun di bawah area support tersebut, peluang rebound di awal November tetap terbuka. Dengan arus modal asing yang masih deras, pasar tetap optimistis menantikan “November Ceria”, dengan fokus kembali ke fundamental emiten.

Baca juga:
  1. Spesial Sabtu! 25+ Kode Redeem FF 1 November 2025, Klaim Skin, Bundle & Diamond Gratis – Koran Sakti
  2. Spesial Halloween! Kode Redeem FC Mobile 1 November 2025 ‘SPOOKYGIFT’ Dirilis, Hadiah Pemain OVR 106-113 – Koran Sakti
  3. Jangan Ketinggalan! Ini Daftar Kode Redeem ML 27 Oktober 2025, Klaim Hadiah Langka! – Koran Sakti
Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bisnis

Pajak Pedagang Online Mulai Dipungut per 1 Oktober 2026, Ini Penjelasan DJP

Jakarta

Foto Model Miranda Jasmien Segera Rekaman Nyanyi Di BosBro Music 

Bandung

SPPT-TI Wujudkan Pentingnya Digitalisasi Dalam Penegakan Hukum

Ekonomi

Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik Tajam Usai Penerapan Bebas Visa Turis Asia

Energi

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite, Kelompok Desil 9 dan 10 Wajib Beralih ke BBM Non-Subsidi

Dinamika

Bulog Gelar Pangan Murah Dukung TMMD ke-126 

Daerah

Kasdam II/Swj hadiri Rapat Konsolidasi Penyerapan Gabah di wilayah Sumsel Babel

Nasional

Budaya Indonesia: Kekayaan yang Tak Ternilai