Home / Bisnis / Ekonomi / Investasi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:43 WIB

Prediksi IHSG Senin 27 Oktober 2025: Fokus ke The Fed, Simak Proyeksi Analis

koransakti - Penulis

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: Ilustrasi/Pontas.id)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: Ilustrasi/Pontas.id)

koransakti.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif sepanjang pekan lalu. Meskipun ditutup melemah tipis 0,03% ke level 8.271,72 pada Jumat (24/10/2025), secara mingguan IHSG berhasil melejit hingga 4,5%. Lantas, bagaimana prediksi IHSG Senin 27 Oktober 2025 dan pekan ini?

Para analis memperkirakan pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen kunci, baik dari dalam negeri maupun global, dengan fokus utama tertuju pada keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.

Review IHSG Pekan Lalu (19-24 Oktober 2025)

Kenaikan signifikan IHSG pekan lalu didorong oleh berbagai faktor:

  • Sentimen Domestik: Rilis data suku bunga dan industri China, keputusan moneter Bank Indonesia (BI), serta rilis kinerja emiten kuartal III-2025 yang resilien (seperti BBCA dan UNVR).
  • Sentimen Global: Meredanya tensi perang dagang AS-China dan ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga The Fed.
  • Aliran Dana Asing: Tercatat aksi beli bersih asing (net buy) sebesar Rp 6,13 triliun di seluruh pasar selama sepekan.
  • Faktor Lain: Meski demikian, pelemahan nilai tukar rupiah dan pergerakan harga emas dunia turut mewarnai pergerakan indeks.
Baca juga :   Sikat Penunggak Pajak Rp1 Triliun, DJP Jaksel II Blokir Massal 60 Rekening Bank

Sentimen Utama Penggerak IHSG Pekan Ini (27-31 Oktober 2025)

Fokus pasar pada pekan ini akan tertuju pada:

  1. Pertemuan The Fed: Bank sentral AS diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4%. Keputusan ini akan sangat dinantikan pasar global.
  2. Hubungan AS-China: Pasar menanti hasil pertemuan Menteri Keuangan AS dengan Wakil Perdana Menteri China di Malaysia (berakhir Minggu, 26/10) serta potensi pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan (dijadwalkan Kamis, 30/10).
  3. Kinerja Emiten: Musim laporan keuangan kuartal III-2025 masih berlanjut dan optimisme terhadap membaiknya ekonomi domestik di kuartal IV-2025.
  4. Nilai Tukar Rupiah & Komoditas: Depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS dan harga komoditas emas yang rawan tertekan masih menjadi faktor yang perlu dicermati.

Proyeksi IHSG Menurut Analis

Berikut adalah prediksi IHSG Senin 27 Oktober 2025 dan sepekan ke depan menurut beberapa analis:

  • Oktavianus Audi (Kiwoom Sekuritas Indonesia): Memprediksi IHSG akan bergerak dengan support di 8.271 dan resistance di 8.302.
  • Herditya Wicaksana (MNC Sekuritas): Memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support 8.220 dan resistance 8.320.
  • Alrich Paskalis Tambolang (Phintraco Sekuritas): Secara teknikal, IHSG membentuk candlestick shooting star yang mengindikasikan potensi koreksi. Stochastic RSI juga berpotensi membentuk Death Cross. Alrich memperkirakan IHSG berpotensi menguji level support 8.200 dan resistance 8.300 pekan depan.
Baca juga :   Intip Keunggulan Obligasi dan Reksadana untuk Investasi Masa Depan

Investor disarankan untuk tetap mencermati sentimen-sentimen kunci di atas, terutama hasil pertemuan The Fed, dalam mengambil keputusan investasi pekan ini.

Baca juga:

  1. Minggu Hoki! Klaim 27 Kode Redeem FC Mobile 26 Oktober 2025 + Cara Dapat 18.500 Gems! – Koran Sakti
  2. Minggu Spesial! Klaim 53 Kode Redeem FF 26 Oktober 2025 Terbaru: Ada Bundle, Diamond & Skin Keren! – Koran Sakti
Berita ini 88 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

Industri Nomaden Vol. 4 Meriahkan Ulang Tahun ke-3 LOKO.Indonesia di Kayu Aro

Bisnis

Viral Kabar PHK Massal, Shell Indonesia: Itu Acara Perpisahan Karyawan Pindah Tugas

Advetorial

Doktor Ilmu Ekonomi Beberkan 10 Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi dimasa Erzaldi RosmanĀ 

Kebijakan

Presiden Prabowo Terima Michael Bloomberg, Bahas Penguatan SDM

Bisnis

Rekor Baru Harga Emas 2026: Antam Tembus Rp3 Juta per Gram, Perhiasan Meroket Tajam

Artikel

Strategi Direktur BRMS Borong Saham Saat Harga Anjlok: Aksi Akumulasi Charles Gobel di Tengah Volatilitas Pasar Gold Miner
Adaptasi Teknologi Masif, DPR RI Segera Godok Revisi UU Penyiaran yang Lebih Relevan

Kebijakan

Adaptasi Teknologi Masif, DPR RI Segera Godok Revisi UU Penyiaran yang Lebih Relevan

Advetorial

Kelola Gudang Lebih Efisien dengan Warehouse Management dari EasyBoss