Home / Internasional / Olahraga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:37 WIB

Isyarat Kuat Katia Aveiro: Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id Kabar mengejutkan datang dari megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo. Pemain berjuluk CR7 tersebut kabarnya bersiap untuk gantung sepatu dari karier internasionalnya bersama Timnas Portugal setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir.

Rumor pensiun ini mencuat langsung dari pernyataan sang kakak kandung, Katia Aveiro. Melalui sebuah wawancara eksklusif, Katia membeberkan rencana masa depan sang adik menjelang laga krusial babak 32 besar antara Portugal melawan Kroasia.

Sang Kakak Minta Publik Nikmati Aksi Terakhir CR7

Katia Aveiro mengaku bahwa dirinya telah mengantongi informasi valid mengenai masa depan adiknya di level internasional. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pencinta sepak bola untuk benar-benar menikmati setiap detik penampilan Ronaldo di lapangan hijau saat ini.

“Dari informasi yang saya peroleh, sebaiknya kalian mulai menikmati setiap momennya. Ini bukan berarti dia akan langsung berpamitan hari ini, namun momen perpisahan itu memang sudah sangat dekat,” ungkap Katia saat berbicara kepada Sport TV melalui media A Bola.

Ia juga meyakini bahwa turnamen akbar tahun ini akan menjadi akhir dari perjalanan panjang Ronaldo bersama skuad Selecao das Quinas. Menurutnya, kompetisi ini merupakan panggung penutup yang emosional bagi sang legenda.

Baca juga :   Pernak-Pernik Piala Dunia: Shakira "Nggak Ada Matinya"

“Saya sangat percaya bahwa ini adalah tarian terakhirnya (Ronaldo) bersama tim nasional,” tambah Katia dengan penuh keyakinan.

Membela Sang Adik dari Badai Kritik di Piala Dunia 2026

Langkah Portugal di Piala Dunia 2026 kali ini memang tidak luput dari sorotan tajam netizen. Publik gencar melayangkan kritik karena menilai performa penyerang berusia 41 tahun tersebut belum tampil maksimal di sepanjang turnamen.

Hingga saat ini, Ronaldo baru mengoleksi dua gol dari tiga pertandingan yang sudah ia lakoni. Menariknya, kedua gol tersebut ia borong saat Portugal sukses menumbangkan Uzbekistan pada laga kedua fase grup.

Melihat situasi tersebut, Katia langsung pasang badan untuk membela sang adik. Ia menegaskan bahwa publik seharusnya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi luar biasa yang telah Ronaldo tunjukkan selama lebih dari dua dekade.

Baca juga :   Drama Menit Akhir di Al Awwal Park: Al Nassr Amankan Takhta Tanpa Sang Kapten

“Bagi siapapun yang benar-benar mencintai sepak bola, mereka sudah sepatutnya menghargai Ronaldo. Seseorang yang tidak menyukai Ronaldo sebenarnya sedang melewatkan kesempatan emas untuk menikmati aksi dari salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah,” tegas Katia.

Kisah Perjuangan Keluarga Aveiro yang Menginspirasi

Selain berbicara mengenai karier sepak bola, Katia juga mengingatkan kembali mengenai perjalanan hidup masa kecil mereka yang penuh dengan keterbatasan di Madeira, Portugal. Ia menekankan bahwa kritik dari pihak luar tidak akan pernah mampu menggoyahkan kebahagiaan serta keharmonisan keluarga mereka.

“Kami semua berasal dari latar belakang kehidupan yang sangat sederhana dan penuh dengan perjuangan. Kami telah berhasil melewati begitu banyak cobaan berat, begitu pula dengan ibu kami yang bekerja luar biasa keras untuk keluarga ini,” jelas Katia menutup wawancara.

Kini, fokus utama Cristiano Ronaldo adalah membawa Portugal melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026. Apakah CR7 mampu menutup karier internasionalnya dengan mengangkat trofi paling bergengsi di dunia? Menarik untuk kita tunggu bersama. (Fadil)

Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Timnas Futsal Indonesia Tekuk Australia 3-2 dan Segel Juara Grup B Piala AFF 2026

Olahraga

Timnas Futsal Indonesia Tekuk Australia 3-2 dan Segel Juara Grup B Piala AFF 2026

Jakarta

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Juara Dunia MotoGP Marc Marquez 

Internasional

Ditahan 8 Bulan, Pasangan Lansia Inggris Dibebaskan Taliban dan Bertemu Kembali dengan Keluarga
Petaka Menit Akhir: Mengapa Liverpool Menjadi "Raja" Kekalahan di Injury Time Premier League?

Internasional

Mengapa Liverpool Menjadi “Raja” Kekalahan di Injury Time Premier League?

Internasional

Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026 dan Cetak Rekor Langka 16 Tahun

Internasional

WHO Luncurkan Dasbor Baru untuk Pantau Ancaman Resistensi Antimikroba Global

Inspiratif

Fajar Alamri Pebiliar Cilik Tolitoli Tembus Turnamen Internasional 
Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin

Internasional

Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin