Home / Kerinci

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:35 WIB

Jangan Gagal Paham! Soal Putusan Pengadilan Lokasi Tambang Sungai Tuak Kerinci

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Kegagalan memahami suatu persoalan menjadi bisa berdampak buruk bagi orang lain, apa lagi persoalan hukum yang gagal dipahami, seperti yang terjadi pada tindaklanjut putusan sidang Pengadilan Tinggi Jambi objek perkara perdata yang terletak di Sungai Tuak Kabupaten Kerinci.

Perlu dipahami bahwa “Gagal paham” berarti tidak mampu memahami atau salah memahami suatu hal, seperti topik berita, pembicaraan, atau informasi yang didapat. Istilah ini sering digunakan ketika seseorang tidak benar-benar mengerti atau mengartikan suatu informasi dengan tepat.

“Gagal paham” menunjukkan kondisi di mana seseorang tidak bisa menangkap makna atau maksud dari sesuatu yang disampaikan atau dibaca.

Agar tidak gagal paham, maka semua informasi yang ada terkait persoalan yang ingin dipahami harus dipelajari terlebih dahulu.

Seperti dalam surat Pengadilan Negeri Sungai Penuh Pemberitahuan Constatering (pencocokan) yang ditujukan kepada Irawadi Uska, S.H, M.H selaku kuasa hukum termohon (Irwandri).

Irawadi Kuasa Hukum termohon mengungkapkan bahwa banyak kegagalan pemahaman dalam kontek penanganan putusan objek perkara Sungai Tuak.

Pertama kata Irawadi, saat pihak pengadilan melakukan Constatering, Constatering itu artinya pencocokan objek perkara, “Constatering bukan eksekusi, eksekusi belum ada dilakukan, sekali lagi itu hanya Constatering” tegas Irawadi.

Baca juga :   Pasar Malam Sajikan Wahana Hiburan Masyarakat Sungai Penuh

Kemudian Constatering pihak pengadilan harus menghadirkan kedua belah pihak dan pemilik tanah di empat batas keliling dari objek pekara.

“kita tidak diberi kesempatan untuk hadir” ungkapnya.

Kedua kata Irawadi, dalam putusan Pengadilan Tinggi Jambi objek pekara Sungai Tuak tidak jelas, karena objek pekara dalam putusan Pengadilan Tinggi tidak ada, sebab objek pekara Sungai Tuak di Kelurahan Siulak Deras Mudik tidak ada, yang ada adalah Desa Siulak Deras Mudik dan Kelurahan Siulak Deras, dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari Kades Siulak Deras Mudik, Kades Kelurahan Siulak Deras dan Camat Gunung Kerinci.

“jadi apa yang mau di cocokkan, objek pekara saja tidak ada” ungkapnya.

Ketiga, batas objek pekara melewati sungai, lantas apakah sungai bisa di eksekusi pencocokan? Katanya.

“Constatering melewati sungai, apa boleh” katanya.

Keempat, yang diperkarakan bukan lahan tambang, tapi objek tanah di Kelurahan Siulak Deras Mudik.

“surat dari Camat dan Kades sudah jelas bahwa tidak ada Kelurahan Siulak Deras Mudik di wilayah Kecamatan Gunung Kerinci.

Kelima, lahan tambang yang ada di lokasi adalah atas nama PT. Kuarindo, sementara tambang Ramli Umar sudah tidak berlaku lagi, karena izin sudah habis.

Baca juga :   Inspektur Kerinci Zufran Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Integritas

Keenam, yang berpekara adalah antara Ramli Umar dan Irwandi, tidak ada hubungan dengan PT. Kuarindo.

PT. Kuarindo memiliki izin resmi dan jangan ada oknum yang menghalangi aktivitas pekerjaan di dalam kawasan PT. Kuarindo, jika ada yang menghalagi atau mengganggu PT. Kuarindo akan menyikapi secara hukum, sesuai aturan yang berlaku.

Ketujuh, pihak Pertanahan dan Pengadilan dalam Constatering seharusnya menghadirkan kedua belah pihak, agar jelas dimana titik batas tanah.

“Parahnya lagi sungai pun menjadi Constatering, anehkan” ungkapnya.

Pesoalan izin Ramli Umar yang sudah habis kata Irawadi, itu benar, tapi yang diperkarakan bukan lokasi tambang, namun yang dipekarakan adalah tanah yang lokasi objek pekaranya juga tidak jelas berdasarkan hasil putusan pengadilan tinggi jambi yakni di lokasi Kelurahan Siulak Deras Mudik.

“mana ada daerah di kerinci yang namanya Kelurahan Siulak Deras Mudik” ungkapnya.

Terkait soal adanya aktifitas tambang di lokasi, itu adalah lokasi PT. Kuarindo bukan Ramli Umar, PT. Kuarindo memiliki izin.

“jadi pemahaman terhadap objek pekara ini harus dipahami utuh, jangan sampai gagal paham” ungkapnya. (red)

Berita ini 148 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wabup Kerinci Murison Pimpin Musrenbang RKPD 2027

Advetorial

Libur Lebaran, Wisata Aroma Pecco Kayu Aro Ramai Kunjungan Wisatawan .

Advetorial

Jum’at Curhat, Kapolres Kerinci Gelar Silaturahmi dengan Awak Media 

Kerinci

Kodim 0417/Kerinci Gelar Kegiatan Manunggal Subuh untuk Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat

Kerinci

Ini Penjelasan Pj. Bupati Kerinci Terkait Kisruh Seleksi PPPK Tahun 2023.

Bahasa

Dandim 0417/Kerinci Terima Audiensi Pengurus Adat Melayu Kerinci – Jambi

Advetorial

H. Adirozal  & PLTA KMH Akan Segera Tuntaskan Permasalahan Listrik

Kerinci

Ketua DPRD Kerinci Hadiri HUT ke-23 Mukomuko, Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Antarwilayah