Home / Budaya / Sungai Penuh

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jelang Kenduri Sko, Masyarakat Adat Enam Luhah Sungai Penuh Beri Kehormatan kepada Sekda Alpian

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Sungai Penuh– Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh menemui Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana penganugerahan gelar adat kehormatan di kediamannya, Rabu (24/6/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.

Tokoh Adat Sampaikan Rencana Penganugerahan Gelar

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Tokoh Adat Enam Luhah menjelaskan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan Ninik Mamak, Anak Jantan, Anak Batino, serta tokoh masyarakat terkait rencana pemberian gelar adat kehormatan kepada Sekda Alpian.

Tokoh adat menilai Alpian menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat adat, serta mendorong pelestarian nilai-nilai budaya di Kota Sungai Penuh.

Masyarakat adat Enam Luhah akan menyerahkan gelar adat kehormatan itu pada puncak pelaksanaan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh yang berlangsung pada 4 Juli 2026 di Tanah Mendapo Sungai Penuh.

Pada kesempatan yang sama, Anak Batino Enam Luhah Sungai Penuh berharap Sekda Alpian berkenan menerima gelar adat kehormatan tersebut sebagai simbol penghargaan dari masyarakat adat.

Menurut mereka, penghargaan itu mencerminkan rasa hormat masyarakat kepada pemimpin daerah yang selama ini aktif menjalin komunikasi dan membangun kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat.

Baca juga :   Kepala Satker PU dan Wali Kota Alfin Meninjau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Proyek Wajib Rampung Akhir Oktober

Alpian: Adat dan Budaya Perkuat Persatuan

Menanggapi hal tersebut, Sekda Alpian menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan penghargaan yang di berikan masyarakat adat Enam Luhah Sungai Penuh.

“Terima kasih kepada Tokoh Adat, Ninik Mamak, dan seluruh masyarakat Enam Luhah atas penghargaan ini. Saya menerima kepercayaan tersebut dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab,” ujar Alpian.

Alpian menegaskan bahwa adat dan budaya memegang peran penting dalam menjaga jati diri masyarakat serta memperkuat persatuan di tengah perkembangan zaman.

Oleh karena itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Menurutnya, Kenduri Sko tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat identitas budaya masyarakat Sungai Penuh.

Baca juga :   Wako Ahmadi Buka Musrenbang Kota Sungai Penuh

Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Ninik Mamak, Anak Jantan, Anak Batino, serta sejumlah unsur terkait turut hadir dalam silaturahmi tersebut.

Semangat kebersamaan dan pelestarian adat mewarnai jalannya pertemuan yang berlangsung penuh keakraban. (Emi)

Baca juga: Apresiasi Wako Alfin di Kenduri Sko Koto Baru, Perkuat Warisan Budaya Leluhur

Sekda Alpian Serahkan Bantuan Kemanusiaan Ke Pesisir Selatan, Kota Padang & Kab.Agam

Kenduri Sko, Walikota Sungai Penuh Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster "Nian" yang Jarang Orang Tahu!

Artikel

Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster “Nian” yang Jarang Orang Tahu!

Sungai Penuh

Wawako Azhar Resmi Lepas Tim Sepakbola Gubernur Cup

Advetorial

Wako Ahmadi Terima Penghargaan WTP pada Hut ke 14 Kota Sungai Penuh

Sungai Penuh

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Sidang Pleno I BADKO-HMI Jambi
RS Melati Sungai Penuh Jadi Pusat Peringatan HUT IBI ke-75, Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Kesehatan

RS Melati Sungai Penuh Jadi Pusat Peringatan HUT IBI ke-75, Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Advetorial

Pemilihan Ketua, Himpaudi Gelar Musda III

Jambi

Wali Kota Alfin: Jaga Warisan Budaya untuk Wujudkan Sungai Penuh Juara di Event Jambi Elok Nian

Advetorial

Dirgahayu Kota Sungai Penuh Ke-16 Tahun 2024