Koransakti.co.id, Sungai Penuh– Suasana haru menyelimuti pelepasan Jamaah Calon Haji Kota Sungai Penuh tahun 2026. Di antara ratusan jamaah yang bersiap menuju Tanah Suci, kisah pasangan suami istri Zaini Febriani dan Santi menjadi perhatian sekaligus inspirasi bagi banyak orang.
Pasangan yang sehari-hari membuka usaha rumah makan sederhana di Koto Tinggi, Kota Sungai Penuh itu akhirnya dapat menunaikan ibadah haji setelah menunggu antrean selama 14 tahun. Penantian panjang tersebut kini terbayar lunas dengan kesempatan menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
Zaini dan Santi tergabung dalam Kloter 23 Embarkasi Batam bersama jamaah asal Kabupaten Batanghari, Merangin, dan Kabupaten Kerinci.
Dengan wajah penuh haru dan rasa syukur, keduanya mengikuti prosesi pelepasan jamaah di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu (13/5/2026).
Selama bertahun-tahun menjalani aktivitas sebagai pelaku usaha rumah makan, pasangan ini terus menyisihkan rezeki dan menjaga niat untuk bisa berangkat haji bersama.
Di tengah kesibukan melayani pelanggan setiap hari, mereka tidak pernah berhenti berdoa dan bersabar menanti panggilan Allah.
“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa berangkat bersama setelah menunggu selama 14 tahun. Ini menjadi kebahagiaan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,” ungkap Santi dengan mata berkaca-kaca.
Kisah Zaini dan Santi menjadi gambaran bahwa perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya tentang antrean panjang, tetapi juga tentang perjuangan, kesabaran, kerja keras, dan doa yang terus di jaga selama bertahun-tahun.
Sementara itu, Walikota Sungai Penuh, Alfin, secara resmi melepas keberangkatan 128 Jamaah Calon Haji Kota Sungai Penuh tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam sambutannya, Wako Alfin meminta seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jagalah nama baik daerah, bersikaplah yang baik dan berkatalah yang baik, serta selalu menjaga kesehatan selama di sana,” ujar Wako Alfin.
Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah di berikan kelancaran selama menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh. (Emi)
Pendidikan Islam zaman Rosul : DARI DARUL ARQOM (Mekkah) SAMPAI AL SUFFAH (Madinah)















